Lintas Daerah

Gubernur Jatim Ingin Tarif Tol Turun Sebelum Lebaran

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Rencana Presiden Joko Widodo untuk menurunkan tarif tol mendapat sambutan baik dari Gubernur Jatim Soekarwo. Ia berharap penurunan tarif itu bisa dilaksanakan sebelum mudik lebaran.

“Terimakasih saya kepada Pak menteri PU, sudah rilis dan buka diri (Basuki Hadimuljo), yang tadinya dia akan memperpanjang BOT-nya (Perjanjian bluid, operate and transfer, red) untuk kemudian menurunkan. Saya senang sekali karena ternyata menteri PU kemudian mendengarkan kita,” ujar gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo, Minggu (25/3/2018).

Gubernur berharap, turunnya tarif tol bisa segera dilakukan. Mengingat lebaran dan mudik tinggal beberapa bulan lagi. Dengan segeranya ditetapkan tarif tol baru ini, pengguna tol bisa meningkat. Dan distribusi barang semakin lancar.

“Ya, menjelang (lebaran). Segera lah. Tapi itu bagus (wacana penurunan tarif tol, red),” ujarnya.

Selama ini Pakde Karwo menilai, tarif tol Surabaya-Kertosono masih terlalu mahal. Ia pun menyurati kementrian PUPR untuk melakukan kajian lagi terhadap besaran tarif. Sebab, dirasa dengan yang sekarang ini antusias masyarakat untuk menggunakan jalan bebas hambatan tersebut masih minim.

Bahkan dalam surat yang dikirimnya ke kementrian, tercantum hanya 18 persen pengguna tol. Sehingga distribusi barang dan jasa masih macet. Terutama bagi mereka para pengusaha kelas menengah bawah.

“Terus saya mengusulkan memperpanjang BOT. Hari ini masuk semua. Belum dibales surat saya. Tapi sudah di balas dengan rilis,” ungkap Pakde Karwo

Ia pun menyerahkan berapa besaran tarif yang bakal ditetapkan kepada kementrian. Asalkan tidak terlalu mahal tidak masalah.

“Saya belum ngitung. Tapi kan Rp 82 ribu (Surabaya) sampai di Mengkreng, Kertosono, itu kan mahal sekali. Dua kali kan Rp 164 ribu. Jadi kalau naik pesawat ke Jakarta dengan tol-nya itu mahal tol-nya,” paparnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan PUPR Basuki Hadimuljono diminta Presiden Joko Widodo merespons permintaan Jokowi untuk mengkaji tarif tol.

Salah satu upaya adalah dengan memperpanjang konsesi. Jika itu dilakukan, tarif untuk kendaraan golongan I bisa turun hingga dibawah Rp 1000 per km.

Saat ini pihaknya masih menghitung besaran biaya yang tepat. Apakah nambah 45 tahun konsesinya ketemunya berapa dan jika 50 tahun jadi berapa. Namun pihaknya menjanjikan tahun ini sudah diputuskan.

Tarif tol yang berlaku saat ini, yakni Rp 1.300 per km. Ini berlaku untuk golongan I kendaraan pribadi. Dengan konsesi 35-40 tahun. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close