Ekonomi

Gubernur Jabar: Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi 2021

BANDUNG, SENAYANPOST.com — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri rapat koordinasi (rakor) terkait percepatan pembangunan Kereta Cepat (High Speed Train) Jakarta-Bandung bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Dalam rakor itu Ridwan Kamil mengatakan, Kereta Cepat Jakarta-Bandung sesuai rencana akan beroperasi pada 2021.

“Hingga awal November 2019, progres pembangunan proyek kereta dengan jarak tempuh 142,3 kilo meter dan sudah mencapai 36,01persen,” kata Ridwan Kamil, dalam rilis Humas Jabar, Selasa.

Ia menambahkan, posisi pembebasan lahan sudah 99,06 persen, kemudian konstruksi sudah 30-an persen. “Jadi, jadwal masih ditetapkan 2021 beroperasi,” kata Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Emil pun menambahkan bahwa kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan adalah soal pembebasan lahan. Meski begitu, kendala terkait administrasi di pengadilan dan negosiasi besaran ganti rugi itu tersisa kurang dari satu persen.

Selain itu, Emil juga menjelaskan keringanan pajak untuk para investor dan keringanan sewa lahan negara. Gubernur provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia ini berujar bahwa keringanan pajak diberikan melalui insentif Tax Holiday dan pembebasan PPN.

“Bapak Luhut memberikan arahan semua kemudahan akan diberikan, karena ini masuk Proyek Strategis Nasional dan teknologinya dihitung sebagai pionir,” ucap Emil.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung diharapkan akan memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung, menjadi hanya 46 menit.

Nantinya, terdapat empat stasiun yang menyokong jalur kereta cepat ini yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini, dan Stasiun Tegalluar dengan struktur 13 terowongan. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close