Kriminal

Gubernur Bengkulu: Pengedar Narkoba Perlu Ditembak Mati di Tempat

BENGKULU, SENAYANPOST.com – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan, untuk penanggulangan peredaran narkoba harus dilakukan dengan ekstrem, kalau perlu tembak mati di tempat bagi pengedar narkoba.

“Penegakan hukum harus tegas kepada pengedar. Siapapun dia tembak di tempat harus dilakukan. Saya sangat suport, mendukung dan meminta itu,” ujar Rohidin Mersyah, pada kampanye stop narkoba yang diadakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, Rabu (31/7/2019).

Ia mengatakan, persoalan utama narkoba berada pada peredaran. Kemudian, para pengguna narkoba harus segera direhabilitasi. “Kami dari pemerintah dan dinas kesehatan berupaya untuk menyediakan peralatan dan alat medis yang dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Brigjen Pol Agus Riansyah, mengungkapkan saat ini pihaknya sedang berupaya mengkampanyekan anti narkoba untuk masyarakat Bengkulu serta program milenial sehat tanpa narkoba menuju Indonesia Emas tahun 2019 hingga 2025.

Saat ini, jelas dia, di Provinsi Bengkulu hanya memiliki tiga kantor BNN, yaitu BNN Provinsi Bengkulu, BNN Kabupaten Bengkulu Selatan dan BNN Kota Bengkulu. Untuk diketahui, ada sekitar 839 jenis narkoba di dunia. Di Indonesia jenis narkoba ada sekitar 74 dan 8 jenis sedang berusaha untuk masuk ke Indonesia. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close