Lintas Daerah

Gubernur Babel: Jaga Kualitas, Ekspor Lada Putih Langsung Melalui Pelabuhan Pangkalbalam

BABEL, SENAYANPOST.com – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, berharap ekspor lada putih asal Provinsi Bangka Belitung ke berbagai negara tujuan tidak lagi melalui pelabuhan di Jakarta dan Surabaya tetapi langsung dari Pelabuhan Pangkalbalam.

“Ekspor lada putih melalui Pelabuhan Pangkalbalam agar komoditas itu tidak lagi dicampur dengan lada dari daerah lainnya,” ujar Erzaldi Rosman Djohan, di Pangkalpinang, Selasa (20/11/2018).

Ia mengatakan, dirinya sudah bertemu dengan Menteri Perdagangan mengenai keinginan mengekspor lada putih langsung dari Pelabuhan Pangkalbalam ini.

Menurutnya, lada putih yang dihasilkan dari Bangka Belitung selama ini diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Hal itu menyebabkan eksportir nakal mudah untul mencampurkan komoditas daerah ini dengan lada putih dari daerah lainnya.

“Saya ingin hasil panen lada petani daerah ini diekspor melalui Pelabuhan Pangkalbalam, agar tidak lagi dicampur dengan lada daerah lainnya,” ujarnya.

Dikatakannya, lada putih Bangka Belitung secara alami tidak bisa ditiru dan dilebihi oleh komoditas lainnya. Tingkat kepedasannya tetap tujuh persen dan memiliki aroma yang khas.

Meskipun Vietnam saat ini berupaya membuat zat kimia untuk menyamai tingkat kepedasan lada asal Bangka Belitung, tetapi bau komoditas yang dihasilkan negara itu tidak sedap. Sementara lada putih daerah yang dihasilkan dari Bangka Belitung wangi dan memiliki aroma alami ciri khas tersendiri.

Karenanya, ia diharapkan pemerintah pusat untuk mengeluarkan kebijakan agar ekspor lada putih dapat dilakukan di pelabuhan Bangka Belitung, guna menjaga kualitas dan ciri khas komoditas tersebut.

“Ini jelas merugikan pemerintah daerah dan masyarakat, karena praktik pencampuran lada ini akan mempengaruhi brand `muntok white pepper` di pasar internasional,” jelasnya. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close