GTRA Diharapkan Mampu Selesaikan Konflik Agraria di Jambi

GTRA Diharapkan Mampu Selesaikan Konflik Agraria di Jambi
Hari Nur Cahya Murni

JAMBI, SENAYANPOST.com - Keberadaan tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Jambi diharapkan dapat semakin memberikan kontribusi menyelesaikan konflik agraria di daerah ini.

"Keberadaan GTRA Provinsi Jambi semakin berkontribusi terhadap penyelesaian konflik agraria di daerah ini untuk menjaga dan meningkatkan kondisi yang kondusif serta aman guna mendukung pembangunan," kata Penjabat (Pj) Gubernur Jambi, Hari Nur Cahya Murni, Rabu (14/4/2021).

Ia mengatakan, dalam berbagai kesempatan presiden telah menekankan bahwa untuk mendorong terwujudnya target-target pembangunan nasional, perlu adanya keterlibatan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah melalui perangkat daerahnya.

Hingga saat ini, kata dia, masih terdapat sejumlah konflik agraria di wilayah Provinsi Jambi, dimana sebagian besar konflik tersebut didominasi konflik agraria antara masyarakat dengan pihak perusahaan. 

Sejumlah konflik agraria itu, seperti antara petani dan PT WKS di Tanjungjabung, warga SAD dengan PT Asiatik Persada dan sejumlah konflik lahan lainnya yang hingga saat ini masih dalam proses penyelesaian.

Hari Nur Cahya Murni meminta kepada kepala perangkat daerah yang tergabung dalam anggota GTRA agar bersinergi dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jambi dan pihak-pihak terkait, serta menyinkronkan program dan kegiatan guna mendukung pelaksanaan reforma agraria, sesuai dengan kewenangan.

Berkenaan dengan hal tersebut reforma agraria diharapkan terakomodasi sebagai salah satu instrumen kebijakan untuk menyejahterakan masyarakat dalam penyusunan dokumen rancangan teknokratik RPJMD Provinsi Jambi dan penyusunan dokumen perubahan RTRW baik di pemerintah provinsi dan daerah. (Jo)