Peristiwa

Gowes dari Kediri ke Istana Negara, Demi Luruskan Sejarah Berdirinya NKRI

JAKARTA,SEANAYANPOST.com  – Merasa ada pengkaburan sejarah, merasa ada penguburan jasa-jasa para pahlawan, merasa bangsa Indonesia ‘belum’ merdeka seutuhnya dan juga merasa ada dosa dan menghinaan terhadap Negara (NKRI). Sejumlah anak muda mengadakan event ‘Ngontel Kebangsaan Menuju Istana Negara’ di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan meluruskan sejarah bahwa 17 Agustus 1945 adalah HUT Kemerdekaan Indonesia dan 18 Agustus 1945 Ulang Tahun Berdirinya NKRI.

Seperti dikutip merdeka.com,Tadi malam pukul 20.00 WIB dua peserta Goes Menuju Istana diberangkatkan dari Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri, Kamis (18/7).

“Ini kami lakukan demi kejayaan Indonesia, demi Indonesia Raya, atas dasar NKRI Haqqul Yakin. Kami ke Jakarta ingin bertemu Bapak Presiden Jokowi untuk menyampaikan pesan Kebangsaan Kemerdekaan Bangsa Indonesia,” kata Sumaryono aktifis Situs Persada Sukarno Kediri menjelang pemberangkatan.

Bers

Sementara menurut RM. Kushartono Ketua Harian Persada Sukarno Kediri, kemerdekaan bangsa Indonesia 17 Agustus 1945 adalah merupakan jembatan emas. Di seberang jembatan itu bangsa Indonesia membangun Indonesia yang Raya.

“Sebagaimana disebutkan dalam Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kita itu mempunyai mimpi besar yaitu membangun Indonesia Raya. Ini yang sering kita lupakan,” tandas RM. Kushartono yang merupakan cucu ayah angkat Presiden Soekarno ini.

“Ini mimpi para pendiri bangsa, ini mimpi Bung Karno. Jas Merah. Jangan dilupakan. Sejarah berdirinya negara ini punya mimpi besar. Indonesia Raya, Indonesia super power perdamaian dunia,” tambahnya.

“Insyaallah ini sudah saatnya. Kami mempunyai keyakinan dalam kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin ini harapan Indonesia Raya ini bisa tercapai. Untuk itu kita berani Ngontel ke Jakarta untuk menyampaikan pesan kebangsaan ini,” tambahnya.

“Kami yakin Bapak Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin ini orang baik, pasti mengerti masalah ini dan insyaallah pasti kami diterima,” akunya.

Sebagaimana diketuhui sudah sejak beberapa tahun lalu, berbagai upaya penyadaran 17 Agustus 1945 adalah HUT Kemerdekaan Indonesia dan 18 Agustus 1945 Ulang Tahun Berdirinya NKRI terus dilakukan. Dan kali ini dengan event ‘Ngontel Kebangsaan’.

Menurut Kushartono beberapa waktu yang lalu persiapan acara ‘Ngontel Kebangsaan Menuju Istana Negara RI’ sempat dibahas di Palda Jatim. Kerjasama Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia Yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan bersama Orshid Indonesia, Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri dan GreenStar Nusantara.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close