Teknologi

Google Tampilkan Ilustrasi Mudik dalam Doodle

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Google kembali menampilkan ilustrasinya khusus untuk wilayah Indonesia. Ilustrasi yang ditampilkan kali ini yakni momen mudik lebaran.

Dengan tema Mudik 2018, Google memperlihatkan ilustrasi para pemudik dari Jakarta menuju pedesaan. Kisah tersebut terlihat dari ilustrasi yang ditampilkan dengan gaya kartun dan warna khas Google.

Terlihat gedung ikonik Jakarta seperti Menara BNI 46 dan Monas tampil di Google Doodle Mudik 2018. Rangkaian mobil dengan barang-barang diikat di atas tampil bergantian dengan pemudik motor.

Semua kendaraan tersebut diwarnai dengan warna Google yakni biru, merah, kuning, hijau bergantian. Ilustrasi doodle ini digambar Cynthia Yuan Cheng.

Mudik menjadi ciri khas masyarakat di Indonesia jelang Hari Raya Idulfitri. Berbagai persiapan dilakukan untuk menghadapi arus mudik mulai dari infrastruktur hingga transportasi.

Google Doodle Mudik 2018 ini sendiri hanya tampil di kawasan Indonesia.

Awal pekan ini, Mabes Polri menyatakan pola perjalanan mudik lebaran tahun ini berubah dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu, katanya, diakui akibat penambahan jumlah hari cuti bersama dan sejumlah proyek infrastruktur. Hal itu, diakui Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membuat perkiraan puncak arus mudik lebaran susah diprediksi.

“Malah agak susah diprediksi. Kalau kita puncaknya kan ekstrem begitu ya. Ternyata enggak, ini landai saja. Semua jalan dengan sendirinya,” kata Setyo.

Mulanya, polisi memprediksi puncak arus mudik sekitar tanggal 9 dan 10 Juni.

Sementara itu, Setyo juga menambahkan telah terjadi peningkatan arus mudik dari Jakarta ke arah Jawa Barat dan Jawa Tengah sebesar 48 persen di jalur tol. Selain itu kebanyakan kepadatan arus lalu lintas disebabkan oleh penyempitan jalan.

Tahun ini Polri dan TNI menjalankan operasi ketupat sejak 7 Juni lalu. Hal itu dilakukan menjelang Idul Fitri. Sebanyak 177 ribu personel dalam menyambut arus mudik lebaran 2018. Operasi ini akan berlangsung selama 18 hari hingga 24 Juni mendatang. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close