Politik

Golkar: Caleg eks Koruptor Junjung Tinggi HAM

JAKARTA. SENAYANPOST.com – Ketua DPP Golkar Bambang Soesatyo menegaskan jika partainya terbanyak dalam mengajukan caleg eks napi koruptor semata untuk menghargai hak asasi manusia (HAM). Juga tak ada larangan dalam UU Pemilu.

Tapi, soal keterpilihan diserahkan ke masyarakat. “Golkar kan menjunjung tinggi HAM, itu adalah hak yang paling dasar untuk memilih dan dipilih. Bahwa rakyat nanti akan milih atau tidak, kita serahkan kepada masyarakat,” tegas Ketua DPR itu di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Dalam pengumuman caleg eks napi koruptor, Golkar sebanyak 8 orang, disusul Gerindra 6 orang, PAN 4 orang, PKS 1 orang, Hanura 5 orang, dan seterusnya.

Menurut Bambang, polemik soal caleg eks napi koruptor itu sudah lama. KPU membuat peraturan atau PKPU melarang eks koruptor menjadi caleg berdasarkan tafsir UU Pemilu, namun ketentuan itu dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA), sehingga eks koruptor boleh nyaleg.

Karena itu dia meminta mempercayakan semua itu kepada rakyat. “Rakyat sudah cerdas. Sekarang ini meski tak diberi tahu, rakyat bisa mencari sendiri siapa tokoh yang akan dipilih untuk mewakili daerahnya,” ujarnya.

Golkar kata Bamsoet, partai yang taat aturan UU. Sehingga selama UU bahkan MA tidak melarang, maka siapa pun boleh nyaleg. Kecuali sudah ada putusan pengadilan yang mencabut hak-hak politik yang bersangkutan,” pungkasnya.

Berikut ini caleg eks koruptor Partai Golkar (8 orang):

1. Hamid Usman, caleg DPRD Provinsi Maluku Utara (Dapil Maluku Utara 3, nomor urut 1)
2. Desy Yusnandi, caleg DPRD Provinsi Banten (Dapil Banten 6, nomor urut 4)
3. H. Agus Mulyadi, caleg DPRD Provinsi Banten (Dapil Banten 9, nomor urut 5)
4. Petrus Nauw, caleg DPRD Provinsi Papua Barat (Dapil Papua Barat 2, nomor urut 12)
5. Heri Baelanu, caleg DPRD Kabupaten Pandeglang (Dapil Pandeglang 1, nomor urut 9)
6. Dede Widarso, caleg DPRD Kabupaten Pandeglang (Dapil Pandeglang 5, nomor urut 8)
7. Saiful T. Lami, caleg DPRD Kabupaten Tojo Una Una (Dapil Tojo Una Una 1, nomor urut 12)
8. Edy Muldison, caleg Kabupaten Blitar (Dapil Blitar 4, nomor urut 1). (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close