Internasional

Girangnya Korsel karena Korut Tangguhkan Ujicoba Nuklir dan Rudal

SEOUL, SENAYANPOST.com – Sempat dibuat dag-dig-dug, Korea Selatan (Korsel) kini bisa bernafas lega. Maklum, Korsel sempat dibuat panik karena Korea Utara (Korut) berencana mengujicoba nuklir dan rudalnya.

Tapi belakangan Korut memutuskan untuk menangguhkan uji coba nuklir dan rudal serta menutup tempat uji coba nuklir. Korsel menyebutnya sebagai kemajuan yang berarti.

“Keputusan Korea Utara adalah kemajuan yang berarti bagi denuklirisasi Semenanjung Korea yang diharapkan dunia,” kata kantor kepresidenan Korsel dalam sebuah pernyataan.

“Ini akan menciptakan lingkungan yang sangat positif bagi keberhasilan pertemuan antar-Korea dan Utara-AS mendatang,” sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Korea Herald, Sabtu (21/4/2018).

Korut mengumumkan akan menghentikan uji coba nuklir dan meluncurkan rudal balistik antarbenua serta membongkar tempat uji coba nuklir di sisi utara negara itu. Ini memberikan momentum untuk pertemuan antar-Korea mendatang yang akan diadakan pada tanggal 27 April mendatang.

“Mulai 21 April, Korea Utara akan menghentikan uji coba nuklir dan meluncurkan rudal balistik antarbenua,” kata kantor berita Korut yang mengutip hasil rapat paripurna dari partai berkuasa yang diadakan sehari sebelumnya.

“Korea Utara akan membongkar tempat uji coba nuklir di wilayah utara negara itu untuk menjamin transparansi dalam menangguhkan uji coba nuklir,” tambahnya.

Korut telah melakukan semua enam uji coba nuklirnya – yang terbaru dan paling kuat pada September tahun lalu – di lokasi uji Punggye-ri di provinsi timur laut sejak 2006.

Keputusan itu dibuat pada pertemuan paripurna Komite Sentral Partai Buruh yang berkuasa di Korut, di mana Pyongyang juga bersumpah untuk memfokuskan semua upaya untuk meningkatkan “ekonomi sosialis.”

Analis mengatakan ekonomi Korut telah terpukul keras oleh sanksi berlapis-lapis oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan sanksi sepihak oleh Amerika Serikat (AS), Korsel dan negara-negara lain.

Pemimpin Korut, Kim Jong-un, akan duduk bersama Presiden Moon Jae-in pada Jumat depan, dengan denuklirisasi Korut dan cara-cara untuk membangun rezim perdamaian di Semenanjung Korea diharapkan menjadi agenda teratas.

Presiden AS Donald Trump, yang berencana mengadakan pertemuan puncak dengan Kim Jong-un pada Mei atau awal Juni, menyambut baik keputusan Korut.

“Ini adalah berita yang sangat bagus untuk Korea Utara dan Dunia – kemajuan besar! Nantikan KTT kami,” cuit Trump. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close