Ginjal Babi

Ginjal Babi
Ilustrasi | Kompas.com

Oleh: Eko Kuntadhi

SAYA membaca berita. Ginjal babi sudah bisa ditranspalasi ke manusia. Meski masih percobaan, tapi ini seru. 

Kebutuhan ginjal memang meningkat. Orang yang ginjalnya rusak, menunggu donor ginjal untuk memperpanjang hidupnya. Sedangkan jumlah pendonor tak banyak. 

Makanya ada istilah jual ginjal. 

Orang bisa hidup dengan satu ginjal . Ada yang bersedia menjual sebelah ginjalnya untuk melanjutkan hidup. Meski hidupnya jadi tidak sempurna. 

Baca Juga

Tapi kalau ginjal babi bisa dicangkokkan, penjual ginjal tak laku lagi. Babi bisa menggantikannya. 

Ada yang bilang organ ginjal babi mirip dengan ginjal manusia. Bukan hanya itu, struktur biologis babi paling mendekati manusia. Makanya mungkin saja, kitab suci ada yang mengharamkan mengkonsumsinya. 

Makudnya mungkin agar manusia tidak mirip dengan Sumanto. Saya tidak tahu. 

Tapi sejatinya semua manusia sama saja. Terdiri dari raga yang tak jauh berbeda. Kita bisa saling membantu mentransfusi darah. Saling membantu mendonor organ ketika wafat. Sebab orang mati tak butuh lagi organ tubuhnya. 

Hanya kadrun yang masih butuh titid ketika mati, untuk menyalurkan hasratnya dengan bidadari di akhirat. 

Tapi, saya sering mendengar ada orang yang mengharamkan transfusi darah dari yang berbeda agama. Di kepala makhluk seperti ini agama bukan jadi keyakinan tetapi jadi semacam benda belaka.

Padahal orang beragama dengan isi kepalanya. Bukan otak, tepatnya pikiran. Pikiran sendiri adalah sesuatu yang abstrak. Yang bukan fisik. Bukan material. Dari olah pikir menjadi keyakinan. Sesuatu yang metafisik juga. 

Sayangnya orang ingin mendegradasi keimanan dan keyakinan menjadi sesuatu yang material. 

Di mata mereka ada rambut Kristen, kuku Yahudi, keringat Buddhis, jenggot Muslim. Makanya soal transfusi darah, ada yang menolak mendapat donor dari orang yang beda agama. Agar darahnya tak bercampur. 

Lalu apakah agama seekor babi? Kita tak tahu. 

"Seluruh makhluk yang hidup di kaki langit sejatinya bersujud kepada Allah," kata Kitab Suci. 

Jadi babi itu juga muslim? Dan ginjalnya boleh dicangkokkan karena seagama? Teman saya kayanya bingung. 

Mbuhhhh....