Politik

Gerindra Siap Ikuti Proses Hukum Mulan Jameela

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Perihal empat belas (14) caleg Gerindra yang gagal melenggang ke Senayan pada pemilu 17 April 2019 lalu, dan menggugat Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, ternyata gugatan ke PN Jakarta Selatan itu, bukan perbuatan melawan hukum perdata, tapi perdata khusus parpol.

“Gugatan Mulan Jameela dkk itu bukan melawan hukum perdata, tapi perkara perdata khusus parpol. Tapi, Gerindra tetap akan mengikuti proses hukum di PN Jakarta Selatan itu,” demikian Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Rabu (17/7/2019).

Menurut anggota Komisi III DPR itu, petitum gugatan 14 orang caleg Gerindra dengan nomor perkara 520/Pdt.Sus.Parpol/2019/PN JKT.SEL itu tidak menuntut DPP Partai Gerindra dinyatakan melawan hukum.

Para penggugat hanya meminta PN Jakarta Selatan menyatakan DPP Gerindra memiliki hak menetapkan mereka sebagai anggota legislatif terpilih karena suara partai yang lebih besar ketimbang caleg.

“Petitum gugatan tersebut juga tidak menuntut DPP dinyatakan melakukan PMH (perbuatan melawan hukum), para penggugat hanya meminta PN Jaksel menyatakan agar DPP memiliki hak untuk menetapkan mereka sebagai anggota legislatif terpilih karena suara pemilih partai yang lebih besar dari pemilih caleg langsung,” kata Dasco.

Namun demikian lanjut Dasco, Gerindra akan mengikuti proses hukum tersebut selain mediasi. “Biasanya, proses sengketa internal kami selesaikan melalui Majelis Kehormatan, namun untuk tahun 2019 ini penyelesaian internal agak tertunda karena kami masih fokus selesaikan sengketa di MK,” ujarnya.

Tapi, setelah selesai sidang MK awal Agustus nanti kata Dasco, sengketa internal akan disidangkan oleh Majelis Pemeriksa ad hoc yang ditunjuk langsung oleh Pak Prabowo. “Jadi, kita serahkan ke Ketua Dewan Pembina Gerindra,” pungkasnya. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close