Gerindra Belum Bahas Bahas Pasangan Capres Prabowo - Puan Maharani

Gerindra Belum Bahas Bahas Pasangan Capres Prabowo - Puan Maharani
Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad

JAKARTA,SENAYANPOST.com - Meski dalam banyak survei Prabowo Subianto menempati urutan teratas di antara para tokoh nasional, namun sampai saat ini Gerindra belum membahas pencapresan Prabowo berpasangan dengan Puan Maharani atau dengan yang lain. Pilpres masih lama.

"Yang namamya survei itu fluktuatif, naik turun. Pak Prabowo juga tak pernah kampanye untuk menaikkan elektabilitasnya, kecuali kerja dan kerja sebagai Menteri Pertahanan," demikian Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Selasa (25/5/2021).

Menurut Dasco selama ini Pak Prabowo fokus bekerja dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk membantu pemerintahan Pak Jokowi. "Ada beberapa alternatif Capres, tapi forum resmi di internal Gerindra sampai saat ini belum dibahas," katanya singkat.

Sebelumnya Prabowo Subianto dalam survei Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendapatkan elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden (capres) berdasarkan survei Puspoll Indonesia.

Dari beberapa simulasi yang menyodorkan nama capres pada survei tersebut, nama Prabowo Subianto selalu menempati urutan tertinggi.

Dari simulasi 22 nama, Prabowo Subianto mendapatkan angka 20,9 persen yang merupakan urutan pertama.
"Jadi dari 22 nama yang kami uji, elektabilitas tertinggi ada di nama Pak Prabowo Subianto 20,9 persen yang mengatakan akan memilih Prabowo jika pemilihan presiden digelar masa survei digelar 20-29 April 2021," kata Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Muslimin Tanja.

Kemudian, nama Anies Baswedan menempati urutan kedua dengan nilai 15,4 persem, Ganjar Pranowo sebanyak 13,8 persen, Sandiaga Uno sebanyak 7,1 persen, Ridwan Kamil dan Agus Harimurti Yudhoyono masing-masing 4,9 persen.

Dalam simulasi 11 nama, nama Prabowo Subianto juga masih ada di urutan pertama dengan 23,2 persen. Disusul Anies Baswedan sebanyak 16,8 persen, Ganjar Pranowo 16,3 persen, Ridwan Kamil 8,1 persen, dan Sandiaga Uno 7,7 persen.

Begitu pun dalam simulasi 8 nama, Prabowo Subianto mendapat 23,3 persen, Anies Baswedan 18,4 persen, Ganjar Pranowo 16,6 persen, dan Ridwan Kamil 8,6 persen.

Sementara dari simulasi 4 nama, Prabowo Subianto mendapat 25,3 persen, Anies Baswedan 22,9 perse, Ganjar Pranowo 19,2 persen, dan Ridwan Kamil 11,9 persen.

Adapun simulasi 3 nama, Prabowo mendapatkan 27,6 persen, Anies Baswedan 25,5 persen, dan Ganjar Pranowo 22,0 persen.

"Dari simulasi 3 nama, ada kecenderungan Pak Prabowo relatif lebih stagnan atau lebih sedikit mendapat tiupan suara dari nama-nama tokoh yang diuji tadi, tapi tiupan suara ke Anies Baswedan dan Ganjar," kata Muslimin.

Pengumpulan data survei Puspoll Indonesia dilakukan sejak 20-29 April 2021 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur di 34 provinsi.

Sampel survei dipilih secara acak dengan meyode penarikan sampel acak bertingkat dengan jumlah sampel sebanyak 1.600 responden dan margin of error 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.