Genjot Tarif Murah CEO GoJek Mengaku Kehabisan Dana

09:16
353

Persaingan layanan transportasi berbasis aplikasi di tanah air saat ini memang tengah sengit-sengitnya. Untuk bisa bersaing dan mendominasi pasar tanah air, GoJek pun memberlakukan tarif murah untuk para pelanggannya. Namun CEO GoJek Nadiem Makarim seperti dikutip dari Reuters mengaku kalau hal seperti ini tidak bisa dilakukan secara terus menerus.

Nadiem mengungkapkan kalau pemberian subsidi untuk kebijakan tarif murah GoJek tersebut lama-lama akan memberatkan para investor. “Kalau terus begitu, akhirnya Anda akan kehabisan uang,” Ujar pria lulusan Harvard Business School tersebut. Dan untuk mengatasi masalah keuangan yang terjadi, Nadiem pun kini tengah berusaha untuk menjaring investor lain untuk perusahaannya itu.

Pria yang sehari-harinya menggunakan kacamata tersebut mengaku kalau sudah ada perusahaan yang berniat untuk menjadi investor GoJek. Hanya saja, Nadiem enggan menyebutkan siapa saja pihak yang tertarik untuk menjadi penyokong dana GoJek itu. Dengan adanya suntikan dana dari investor baru, Nadiem pun berharap agar GoJek bisa berkembang menjadi perusahaan yang lebih besar.

Di pasar tanah air, GoJek bukanlah satu-satunya penyedia layanan ojek berbasis aplikasi. Saat ini, pihak GoJek mencatat terdapat sebanyak 200 ribu pengemudi ojek yang menjadi terdaftar. Dan dalam kesehariannya, para pengemudi ojek GoJek itupun harus bersaing dengan pengemudi ojek berbasis aplikasi lainnya yang berasal dari Uber ataupun GrabBike.

Sumber: BHK

Comments

comments