Tak Berkategori

Gempa 5,1 Magnitudo Rusak Sejumlah Rumah Warga di Kairatu Seram Barat

AMBON, SENAYANPOST.com – Sejumlah rumah warga kembali mengalami kerusakan parah setelah gempa 5,1 magnitudo mengguncang wilayah Kairatu, Seram Bagian Barat, Maluku, Selasa malam (12/11/2019).

Informasi kerusakan rumah warga akibat gempa disampaikan Kepala Dusun Kelapa Dua, Desa Kairatu Abdul Rakib Narahaubun kepada Kompas.com via telepon seluler, Selasa.

“Ada beberapa rumah yang rusak, ada tiga rumah warga yang temboknya lepas saat gempa tadi,” kata Abdul Rakib.
Dia menyebut, rumah-rumah warga yang rusak itu, sebelumnya telah mengalami keretakan saat gempa magnitudo 6,8 pada 26 September dan magnitudo 5,6 pada 10 Oktober.

“Sebelumnya itu sudah retak ya, jadi pas gempa tadi langsung dindingnya lepas, untuk jumlah seluruhnya belum tahu karena ini malam,” ujarnya.

Warga mengungsi ke perbukitan

Saat ini, kata dia, warga yang sebelumnya telah turun ke perkampungan kini kembali lagi ke lokasi pengungsian di perbukitan dusun tersebut.

“Sudah buka tenda lagi di atas saat ini,” ujarnya.

Selain di Dusun Kelapa Dua, warga di Dusun Waitasi, Desa Kairatu dan beberapa dusun lainnya yang berada di wilayah pesisir juga keluar dari rumah-rumahnya dan memilih mengungsi ke perbukitan.

“Di sini semua sudah naik lagi ke gunung malam ini, tidak ada lagi di kampung,” kata Hayati salah satu warga Dusun Waitasi kepada Kompas.com saat dihubungi secara terpisah.

Pendataan kerusakan

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin yang dikonfirmasi Kompas.com memastikan jika ada keruskaan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

“Yang pasti ada yang rusak ya, tapi kita belum bisa verifikasi semuanya apalagi ini malam hari,” katanya.

Senada, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Demy Paays juga memastikan bahwa ada kerusakan pada bangunan dan rumah warga akibat gempa yang terjadi, namun pihaknya masih terus melakukan pendataan.

“Ada yang rusak tapi petugas kita masih di lapangan masih mendata,” katanya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close