Gara-gara Gangguan Ini, Demi Lovato Malah Dapatkan Bentuk Payudara Impiannya

Gara-gara Gangguan Ini, Demi Lovato Malah Dapatkan Bentuk Payudara Impiannya
Demi Lovato (foto kompas.com)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Setiap wanita mendambakan memiliki tubuh yang indah dan ideal. Kenyataaannya, seringkali tak sedikit perempuan yang kurang bersyukur atas apa yang sudah dimilikinya, yang menyebabkan krisis kepercayaan diri.

Pesohor sekelas Demi Lovato pun pernah mengalami krisis kepercayaan diri berkaitan dengan bentuk tubuh.

Kala itu, perempuan kelahiran 20 Agustus 1992 itu mengalami krisis kepercayaan diri akibat bentuk badannya yang membesar, akibat gangguan makan atau eating disorder yang dialaminya. Namun, krisis tersebut kini sudah berlalu.

Pelantun tembang "Ok Not To Be Ok" itu terlihat mengunggah postingan selfie di akun Instagram-nya, dengan caption inspiratif.

"Faktanya, aku tidak pernah memiliki payudara, sampai aku mulai makan makanan yang aku inginkan," tulis Demi.

"Selama hidup, aku sangat membenci payudara kecilku," kata dia. 

"Lalu, karena masalah ganguan makan yang aku alami, sekarang aku (malah) mendapatkan bentuk payudara yang aku mau," lanjut dia sambil membubuhi emoticon tertawa.

Demi juga mengaku tak menggunakan push-up bra sama sekali. Apa yang terlihat adalah bentuk asli dari buah dadanya kini. 

Lebih jauh, penyanyi berusia 28 tahun ini mengaku ingin perjuangannya melawan gangguan makan dan krisis kepercayaan diri menjadi pelajaran bagi semua orang. Tak lupa, dia meminta pengikutnya saling berbagi cerita tentang citra tubuh mereka.

"Apakah ada yang memiliki pengalaman serupa saat berdamai dengan masalah gangguan makan? Aku ingin sekali mendengarnya!" ucap Demi di akhir unggahan foto selfie-nya.

Baru-baru ini, Demi mendapatkan kesempatan berbicara tentang perjalanannya menuju penerimaan diri dalam sebuah wawancara dengan Zane Lowe di saluran Apple Music.

Di sana Demi mengaku telah mengalami banyak perubahan dalam dirinya. Salah satunya, dia menyadari bahwa kesempurnaan tidak mungkin tercapai oleh siapa pun di muka bumi ini. 

"Aku harus mempelajarinya, meskipun dengan cara yang sulit," tutur dia. 

"Aku memutuskan untuk tidak menyia-nyiakan hidup dengan mengkhawatirkan hal-hal yang tidak penting," sambung dia.

Pada Februari lalu, Demi sempat berbagi cerita tentang kesembuhannya dari gangguan makan yang sudah lama mengganggunya.

Ada banyak tekanan di dalam hidup yang menjadi faktor pemicu dia mengalami overdosis obat pada tahun 2018.

"Aku hanya berpikir untuk menemukan pemulihan," kata dia. "Ketika aku tidak melakukannya, dan kemudian menjalani kebohongan maka aku tidak akan pernah bahagia," ujar Demi. (ws)