Internasional

Gantikan Mahathir, Anwar Ibrahim Dicalonkan Jadi PM Malaysia Baru

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Anwar Ibrahim mengklaim ditunjuk oleh para pemimpin koalisi Pakatan Harapan untuk menjadi calon perdana menteri Malaysia menggantikan Mahathir Mohamad. Mahathir telah mengundurkan diri dari PM Malaysia.

Menurut Anwar, Pakatan Harapan telah mengundang Mahathir untuk memulihkan Koalisi Pakatan Harapan. Tetapi Mahathir Mohamad tidak setuju untuk menghadiri pertemuan itu.

“Oleh karena itu, dewan presiden memutuskan kandidat perdana menteri adalah Datuk Seri Anwar Ibrahim. Pakatan tetap berkomitmen terhadap aspirasi dan mandat rakyat untuk membawa negara ke arah yang lebih besar dalam hal ekonomi, politik dan masyarakat. Kami tidak akan mengkhianati mandat ini,” tutur Anwar dalam konferensi pers dilansir The Stars.

Sebagai catatan, Pakatan Harapan merupakan koalisi yang terdiri dari Partai DAP, Partai Keadilan Rakyat (PKR) pimpinan Anwar Ibrahim, dan Partai Amanah Nasional. Partai Bersatu Pribumi Malaysia (Bersatu) pimpinan Mahathir yang sempat berada dalam koalisi memutuskan untuk keluar.

Sehari sebelumnya, Partai DAP mengaku akan mendukung Mahathir kembali menjadi perdana menteri. Namun hari ini, seluruh anggota parlemen dari Pakatan Harapan dilaporkan sepakat mendukung Anwar.

Pakatan Harapan bukan lagi koalisi mayoritas di parlemen setelah Bersatu memutuskan keluar. Saat ini, Pakatan Harapan hanya memiliki 92 kursi dari syarat 112 kursi mayoritas.

Gejolak politik Malaysia menguat setelah Mahathir mengundurkan diri. Sumber anonim yang dikutip AFP membocorkan partai Mahathir akan membentuk koalisi baru tanpa melibatkan Anwar.

Anwar mengaku merasa dikhianati. Sebab, berdasarkan perjanjian Pemilu 2018, Mahathir sudah berjanji akan menyerahkan jabatan perdana menteri kepada Anwar.

Mahathir diduga keluar dari Bersatu dan mengundurkan diri karena ingin melanggengkan kekuasaan selama satu periode penuh dengan dukungan koalisi baru itu.

“Ini pengkhianatan, karena sudah ada janji (untuk menyerahkan kekuasaan),” kata Anwar, seperti dikutip dari Reuters.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close