Teknologi

Galaksi Bima Sakti Diprediksi Miliki 100 Miliar Planet

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Para peneliti kini bisa mengamati objek yang jaraknya puluhan miliar cahaya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Akan tetapi, untuk menghasilkan peta 3D dari titik tunggal peneliti masih menghadapi beberapa tantangan serius, mengutip Bgr.

Para kosmografer sendiri telah mengembangkan teknik untuk mendeteksi dan memetakan hal-hal yang tidak dapat dilihat secara langsung. Dari upaya penelitian baru terungkap adanya struktur kosmik masif yang saat ini dikenal sebagai Tembok Kutub Selatan, yaitu kumpulan galaksi kolosal yang berukuran sekitar 1,4 miliar tahun cahaya.

Berbeda ketika kita melihat ke ruang angkasa tanpa sesuatu yang menutupi, melihat ke arah galaksi membuat kita kesulitan melihat pada suatu ruangan, karena cahaya dari banyaknya bintang dan materi lainnya yang menutupi. Dari situ, para peneliti temukan metode berbeda untuk memetakan apa yang tidak bisa mereka lihat.

Peneliti menggunakan data dari survei sebelumnya untuk memplot pergerakan galaksi jauh yang bisa dilihat. Mereka memperhitungkan seberapa cepat galaksi bergerak menjauh dari Bumi dan gaya gravitasi yang memepengaruhi mereka dari arah lain.

Dari data yang terkumpul mengungkapkan kumpulan massa kolosal merupakan salah satu dari 10 struktur kosmik terbesar yang pernah terdeteksi. Dari laporan LiveScience, para peneliti memperkirakan bahwa Dinding Kutub Selatan mengandung massa sekitar 100 juta miliar Matahari.

Karena materi yang gelap, peneliti tidak dapat mengatakan dengan pasti kandungan dari gumpalan materi yang besar ini. Meski begitu, Bima Sakti diperkirakan menampung setidaknya 100 miliar planet, dan itu hanya pada satu galaksi.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close