Hukum

Foto Telanjang Tara Basro yang Melanggar UU ITE

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Aktris Tara Basro kerap menggaungkan makna self-love atau mencintai diri sendiri di media sosialnya.

Tara mengunggah foto di media sosial Twitter yang kemudian menjadi trending topic. Dalam unggahan foto tersebut, Tara memperlihatkan potret tubuhnya tanpa sehelai benang pun dari samping.

“Coba percaya sama diri sendiri,” tulis Tara Basro, seperti dikutip dari Twitternya.

Pesan positif itu tidak hanya disebarkan melalui Twitter, aktris Perempuan Tanah Jahanam itu, foto tersebut juga diunggah di Instagram. Ada dua slide foto yang diunggah ketika perempuan 29 tahun ini hanya mengenakan sport wear. Melalui foto tersebut, Tara Basro mengajak para perempuan untuk mencintai diri sendiri atau self-love.

Tidak seperti kebanyakan perempuan yang tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya yang tidak langsing, Tara malah menunjukkan bentuk tubuh apa adanya dengan ekspresi bahagia.

Tara Basro

“Dari dulu yang selalu gue denger dari orang adalah hal jelek tentang tubuh mereka, akhirnya gue pun terbiasa ngelakuin hal yang sama mengkritik dan menjelek-jelek-an,” tulisnya dalam keterangan foto itu.

Tara Basro melanjutkan seandainya seseorang lebih terbiasa untuk melihat hal yang baik dan positif, bersyukur dengan apa yang dimiliki dan melakukan hal terbaik daripada fokus dengan apa yang tidak dimiliki.

“Setelah perjalanan yang panjang gue bisa bilang kalau gue cinta sama tubuh gue dan gue bangga akan itu. Let yourself bloom,” ucapnya.

Namun, foto yang ia unggah di Twitter menjadi kontroversi karena dinilai menyalahi Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE Pasal 27 ayat 1.

Sebagai informasi, pasal 27 ayat 1 berbunyi, “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.”

Hal itu dikatakan oleh Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinand Setu, Rabu (4/3/2020), menurut dia secara konseptual pihaknya sangat mendukung upaya tara dalam melawan body shaming mengampanyekan dan self love.

“Namun dalam foto yang ia unggah di Twitter menurut kami menampilkan ketelanjangan menyalahi pasal 27 ayat 1, kami apresiasi langkah Tara untuk take down fotonya sebelum kami hubungi,” ucap Ferdinand.

Secara garis besar, lanjut Ferdinand, pihaknya sangat mendukung pesan positif yang disampaikan Tara Basro di mana media sosial kerap menjadi wadah bullying dan body shaming.

Dengan pengikutnya yang cukup banyak bisa membantu menyebarkan pesan positif mengenai self-love.

“Tapi, catatan kami tetap sesuai dengan koridor tidak asal unggah, misalkan pakai baju renang di kolam renang, pakai baju olahraga saat di tempat gym dan sejenisnya,” pungkas Ferdinand.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close