Peristiwa

Fitri, Tiga Hari Bertahan Hidup Tertimbun Reruntuhan Hotel Roa Roa

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Hingga hari ini, Senin (1/10/2018), petugas gabungan masih berusaha melakukan evakuasi korban di Hotel Roa Roa, yang berada di Jl. Patimura, Kota Palu, Sulawesi Tengah, salah satu tempat yang mengalami dampak terparah gempa bumi kerkekuatan 7,7 SR yang berpusat di Kabupaten Donggala, Jumat (28/9) lalu.

Salah satu survival gempa di Kota Palu bernama Fitri Leonica (25), asal Provinsi Lampung. Fitri bertahan hidup di dalam reruntuhan Hotel Roa Roa Palu sejak gempa melanda Palu.

Fitri merupakan salah satu tamu hotel menjadi korban runtuhan bangunan yang berhasil dievakuasi, Minggu (30/9) sore. Sementara suaminya sudah dalam keadaan tewas. Fitri ditemukan karena teriak-teriak minta air dan makanan.

Fitri ditemukan dalam keadaan badannya terjepit oleh reruntuhan bangunan. Namun, tangannya tetap dapat bergerak bebas. Proses evakuasi Fitri Leonica dari kamar 209 Hotel Roa Roa di mulai pukul 16.30 Wita dan baru bisa dikeluarkan dari runtuhan bangunan tepat pukul 20.00 wita.

Saat ditemukan, Fitri tampak sangat lemas dan tak berdaya. Dia lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk perawatan lebih intensif. Ia korban ketujuh yang berhasil dievakuasi dengan selamat dari runtuhan bangunan Hotel Roa-roa. Sementara dua korban meninggal dunia juga berhasil dievakuasi.

Sampai kini, petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) masih berusaha melakukan evakuasi dengan alat manual karena masih terkendalam alat berat. Basarnas memperkirakan sekitar 50-60 korban yang terdiri dari tamu hotel dan karyawan masih terjebak di reruntuhan hotel.

Berdasarkan data yang disampaikan dantim evakuasi korban di Hotel Roa-roa, Afie Djulkifli, diperkirakan sebanyak 52 korban yang belum berhasil dievakuasi karena terkendala alat berat.

Sementara, yang berhasil dievakuasi menggunakan alat manual sejak hari pertama gempa, sebanyak 9 orang. Dua di antaranya dalam keadaan tewas dan tujuh orang dalam keadaan selamat namun mengalami trauma dan luka serius, bahkan ada yang mengalami patah tulang.

Setelah penemuan Fitri warga Lampung ini kemarin, proses evakuasi di Hotel Roa Roa dihentikan pukul 21.30 Wita karena menunggu alat berat dan dilanjutkan Senin (1/10/2018) hari ini.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close