Korupsi

Firli Bahuri Tegaskan Semua Aktivitas KPK Sesuai Aturan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, menanggapi langkah tim hukum PDIP yang menemui dewan pengawas.

Firli menegaskan seluruh aktivitas yang dilakukan lembaga yang dipimpinnya dalam menangani kasus korupsi sudah sesuai peraturan perundang-undangan.

“Semua aktivitas yang dilakukan oleh kami adalah sesuai peraturan perundang-undangan,” kata Firli Bahuri, Sabtu (18/1/2020).

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri acara Buka Tahun Baru Bersama ke-15 tahun 2020 yang diprakarsai Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) di Gedung Dwi Warna, Kompleks Lemhannas, Jakarta.

Sebelumnya Tim Hukum PDIP terdiri dari I Wayan Sudirta dan Teguh Samudera bertemu dengan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka menyatakan ingin mengajukan laporan tanpa menjelaskan secara detail.

Selain menemui Dewan Pengawas, tim hukum PDIP juga bertemu dengan KPU dan Dewan Pers. Tim hukum ini bertugas menghadapi berbagai framing dalam kasus dugaan suap pengurusan penetapan calon anggota legislatif (caleg) terpilih yang menjerat Harun Masiku dan eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan.

Firli menambahkan, apabila ada pihak-pihak yang tidak puas dengan kerja KPK dan ingin melaporkan juga sudah diatur oleh perundang-undangan.

“Kalaupun ada yang ingin melaporkan, ada Dewas (Dewan Pengawas) KPK,” katanya.

Ia menyebutkan seandainya ada pegawai KPK, khususnya, yang mungkin dianggap melakukan kesalahan atau pelanggaran pasti dinilai oleh Dewas KPK.

“Kan ada Dewan Pengawas yang menilai, jadi bukan saya,” kata Firli.

Pada Rabu (15/1) malam, DPP PDI Perjuangan membentuk tim hukum untuk menghadapi berbagai framing dalam kasus dugaan suap pengurusan penetapan calon anggota legislatif (caleg) terpilih yang menjerat Harun Masiku dan eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan.

Hingga Jumat (17/1) ini, tim tersebut telah menyambangi sejumlah institusi mulai dari KPU, Dewan Pers, hingga melayangkan laporan ke Dewas KPK.

Ketua Tim Kuasa Hukum DPP PDIP I Wayan Sudirta mengatakan, ada tujuh poin yang diadukan ke Dewas KPK, salah satunya terkait kabar adanya penggeledahan atau penyegelan di Kantor DPP PDI-P.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close