Erick Thohir Wanti-wanti Pegawai BUMN Jangan Terlibat Ormas Terafiliasi Teroris

Erick Thohir Wanti-wanti Pegawai BUMN Jangan Terlibat Ormas Terafiliasi Teroris

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Menteri BUMN Erick Thohir menerbitkan surat edaran yang isinya melarang karyawan perusahaan pelat merah menjadi simpatisan atau anggota organisasi terlarang yang menganut paham ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme atau yang berafiliasi dengan organisasi teroris.

Larangan itu tertera dalam Surat Edaran Nomor SE-15/MBU/10/2021 tentang Larangan Insan Badan Usaha Milik Negara Terlibat dalam Tindakan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme.

Aturan itu diteken untuk mencegah paham dan tindakan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme berkembang di lingkungan BUMN.

Sebagai catatan, pemerintah menetapkan sejumlah organisasi terlarang karena terkait terorisme di antaranya Jamaah Islamiyah sejak 2007 dan Jamaah Ansharut Daulah sejak 31 Juli 2018.

Karyawan BUMN juga dilarang memberikan dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada organisasi terlarang yang menganut paham ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Baca Juga

"Terlibat dalam kegiatan-kegiatan organisasi terlarang yang menganut paham ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme," jelas Erick seperti dikutip dari beleid yang ditetapkan pada Jumat (29/10) lalu seperti dilansir CNN Indonesia.

Kementerian BUMN juga melarang menggunakan simbol-simbol dan atribut organisasi terlarang yang menganut paham ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Tak hanya itu, Erick juga melarang melakukan tindakan lain yang memiliki keterkaitan dengan organisasi terlarang yang menganut paham ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme atau yang berafiliasi dengan organisasi tersebut.

Dari sisi pencegahan, Erick mewajibkan setiap perusahaan negara menerapkan sistem pencegahan dan penindakan potensi berkembangnya paham ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme di lingkungan BUMN.

Adapun pencegahan yang dimaksud adalah:

1. Membangun karakter insan BUMN yang berwawasan kebangsaan sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SE-4/MBU/08/2019 tentang Membangun Karakter Insan BUMN yang Berwawasan Kebangsaan;

2. Melakukan pembekalan secara rutin tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dan nilai-nilai utama (core values) AKHLAK dalam pelaksanaan tugas;

3. Melakukan sosialisasi dan kerja sama dengan instansi pemerintah dalam menjalankan program deradikalisasi di lingkungan BUMN;

4. Melakukan pengawasan dan evaluasi secara rutin;

5. Mengambil langkah pencegahan lain yang dipandang perlu yang sesuai ketentuan;

6. Menjatuhkan hukuman disiplin kepada karyawan BUMN yang terbukti melakukan pelanggaran terhadap larangan keterlibatan dengan organisasi terlarang yang menganut paham ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme sesuai dengan ketentuan internal perusahaan.