SENAYAN POST - Drakor King the Land baru-baru ini dapat kritik tajam setelah episode terbarunya tayang di Netflix.
Menurut netizen, tayangan King the Land episode terbaru tersebut tidak menghargai budaya Arab.
Akhir pekan lalu, King the Land menayangkan episode 7 dan 8 di mana Gu Won (Lee Junho 2PM) beradu akting dengan karakter Samir di sebuah hotel.
Baca Juga: Stadion JIS Perlu Direnovasi, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono Justru Bilang Begini
Dalam ceritanya, Samir digambarkan sebagai seorang pria yang suka menebar pesona kepada banyak wanita.
Dia menikmati kehidupan malam di tempat yang tampak seperti klub dan menggoda Cheon Sa Rang (Yoona SNSD), yang dia temui untuk pertama kali.
Gu Won, yang menghabiskan hari-hari sekolah bersama Cheon Sa Rang, menuduhnya sebagai 'playboy'.
Saat episode ini dirilis, pemirsa mengkritik 'King the Land' karena tidak menghormati budaya Arab terkait alkohol dan menuntut permintaan maaf yang tulus dari tim produksi.
Menanggapi laporan tersebut, tim produksi King the Land secara singkat memberikan pernyataan.
Menurut tim produksi, karakter, daerah, tempat yang ada di drama tersebut adalah fiktif dan tidak ada niatan untuk tidak menghargai budaya tertentu.
Baca Juga: Bareskrim Polri Usut Dugaan Ujaran Kebencian dan Penyebaran Berita Bohong oleh Panji Gumilang
"Karakter, daerah, nama tempat, dan lain-lain. yang muncul dalam drama adalah setting fiktif, dan tidak ada niat untuk menyindir atau mendistorsi budaya tertentu," kata tim produksi dalam pernyataan resminya sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari Soompi.
Tim produksi menegaskan bahwa mereka menghormati semua budaya dan akan memperhatikan hal tersebut ke depannya.