Baca Juga: Gisella Anastasia Ditawari Adegan Ciuman dengan Nicholas Saputra, Langsung Mau!
Sebagai penulis, tak ada lain yang paling berharga yang dapat saya berikan kepada Koes Plus kecuali dengan mempersembahkan tulisan.
Maka saya menulis esai mengenang Koes Plus. Itu dimuat di Facebook saya. Lalu juga dipublikasi di beberapa media online.
Saat itu saya menulis, ada 5 alasan mengapa Koes Plus layak mendapatkan kehormatan sebagai musisi terbesar Indonesia sepanjang masa.
Pertama, Koes Plus memulai tradisi baru di Indonesia. Ia tumbuh sebagai generasi pertama band lagu POP yang berkarya dan bernyanyi.
Baca Juga: Tinggal di Amerika, Enzy Storia Punya Hobi Baru, Nggak Bisa Dilakukan di Jakarta!
Di tahun 1960-an, umumnya band hanya pengiring dari penyanyi solo saat itu.
Koes Bersaudara tahun 1958 keluar dari pakem band zamannya. Ia tak mengiringi penyanyi lain. Ia bernyanyi, berkarya sendiri, mengiringi diri sendiri.
Terbentuknya Koes Bersaudara bahkan dua tahun mendahului Beatles yang berdiri di Liverpool tahun 1960.
Masuknya Muri menggantikan Nomo Koeswoyo di tahun 1969, mengubah Koes Bersaudara menjadi Koes Plus.
Baca Juga: Hanum Mega Gugat Cerai Suami, Kini Cuma Bisa Pasrah
Kedua, Koes Plus juga band pertama yang menciptakan mania di indonesia. Fans Koes Plus itu militan lintas generasi.
Penetrasi pasarnya paling luas. Lirik dan corak lagunya disukai segala umur, mulai dari anak- anak, remaja, pemuda, orang dewasa hingga para oma dan opa. Sangat jarang sekali hingga masa kini, ada begitu banyak lagu dari satu musisi yang digemari lintas umur.
Ketiga, Koes Plus sangat pula produktif. Sepanjang kariernya ia sudah menghasilkan lebih dari 90 album.
Sepengetahuan saya, tak ada musisi lain di Indonesia yang punya album sebanyak itu. Banyak sekali lagu Koes Plus yang hits.