Mengapa kau tak bisa datang dan menjahit lukaku?
Mengapa itu tak pernah cukup?
Itu tidak cukup
Oh, karena kepalaku penuh racun
Dan hatiku penuh keraguan
Aku punya racun dalam aliran darahku
Kau berusaha keras untuk menyedotnya
Dan rasanya seperti obat
Dan itu baik untukku, aku yakin
Tapi tak peduli lagi bagaimana perasaan cintamu
Itu tak akan pernah menjadi obatnya
Itu tak akan pernah menjadi obatnya
Itu tak akan pernah menjadi
(*)