SENAYANPOST - Akhirnya film Project Hail Mary yang dibintangi oleh Ryan Gosling berhasil melampaui kesuksesan Star Wars Live Action di Box Office belum lama ini.
Diadaptasi dari novel karya Andy Weir, Ryan Gosling memerankan Dr Grace, seorang ilmuwan yang beralih profesi menjadi guru yang dikirim dalam misi antargalaksi untuk menyelamatkan dunia.
Project Hail Mary dibuka dengan pujian yang hampir bulat beberapa minggu lalu, dan sejak itu terus meroket di box office.
Pada akhir pekan keempat penayangannya, film ini melampaui pendapatan Solo: A Star Wars Story di box office domestik, setelah sebelumnya mencapai prestasi tersebut secara global.
Film baru karya Lord dan Miller ini meraih skor kritikus "Certified Fresh" 94 persen dan skor penonton "Verified Hot" 96 persen di Rotten Tomatoes.
Baca Juga: Lirik Lagu Rabun Jauh, Bernadya, Single Baru Tetap Galau
Konsensus situs agregator tersebut menyatakan, "Sebuah petualangan luar angkasa yang memukau secara visual yang dengan mudah dibawa oleh daya tarik gravitasi Ryan Gosling yang paling memikat, Project Hail Mary adalah perpaduan yang hampir ajaib antara kecerdasan dan hati".
Pendapatan Global 'Project Hail Mary'
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Collider, pendapatan domestik film ini sebesar 256 juta dolar AS atau sekitar Rp4,39 triliun mengungguli pendapatan Solo: A Star Wars Story sebesar 213 juta dolar AS atau sekitar Rp3,66 triliun pada tahun 2018.
Dibintangi oleh Alden Ehrenreich, Emilia Clarke, dan Woody Harrelson, film tersebut menelan biaya produksi sebesar 275 juta dolar AS atau sekitar Rp4,72 triliun, terutama karena pengambilan gambar ulang yang ekstensif setelah kepergian Lord dan Miller.
Baca Juga: Preview Drakor Sold Out on You: Ahn Hyo Seop Nikmati Perannya sebagai Petani Muda di Desa
Pendapatan globalnya kurang dari 400 juta dolar AS (Rp6,78 triliun), jauh di bawah titik impas yang diproyeksikan sebesar 600 juta dolar AS (Rp10,3 triliun).
Project Hail Mary, di sisi lain, dikatakan menelan biaya produksi 250 juta dolar AS (Rp4,29 triliun).
Film ini telah mencapai pendapatan global sebesar 510 juta dolar AS (Rp8,76 triliun).