"Nah ini yang rumit, kalau sampai ngomong atau bertindak kasar dan terekam, kemudian dipotong-potong tanpa konteks di media sosial," sebutnya.
"Takutnya malah disangka abuse of power atau semena-mena terhadap lansia, atau sok kuasa terhadap orang kurang mampu," kata Fiersa.
Oleh karena itu, Fiersa menilai tindakan terbaik adalah bersabar.
"Kalau bapak itu (pelaku) 20 tahun lebih muda mungkin kita kasih salam olahraga dulu," tandasnya.***