Selain itu, Fiersa menuturkan pelaku mengaku hanya meminjam mobil. Hal itu terlihat kondisi mobilnya tidak terawat.
Fiersa mengatakan bila pelaporan dilakukan maka berujung pada penyitaan kendaraan.
Di sisi lain, dirinya bersama sang istri harus bolak-balik berurusan dengan pihak berwajib untuk mengumpulkan bukti dan kesaksian.
"Sudah begitu, hasil akhirnya apa? bukan memberi efek jera, melainkan memberi efek dendam. Dan tetap saja, Aqia sebagai korban juga belum tentu akan mendapatkan ganti rugi secara materi," sebut Fiersa.
"Oh ya, sebagai catatan, solusi yang kami ambil belum tentu ideal untukmu tapi ini paling ideal untuk kami saat ini," terangnya.
Baca Juga: Jadwal Tayang dan Link Nonton Pro Bono Episode 9 Sub Indo
Nyaris Beri 'Salam Olahraga'
Dalam pernyataannya, Fiersa juga menjelaskan pelaku telah mendapatkan sanksi tilang yang disidang pada akhir Januari 2026.
Menurut Aqia, kata Fiersa, hal itu telah cukup. Fiersa akhirnya mengikuti pilihan Aqia.
"Meskipun tentu seperti saya bilang sebelumnya: Pencabutan laporan, bukan berarti memaafkan. Karena itu perihal keikhlasan, bukan paksaan," ucap Fiersa.
Kemudian, Fiersa mengungkapkan alasanya dirinya dan manajernya Ubay tampak sangat sabar di video.
"Sebenarnya beberapa kali saya hampir berkata kasar, kok. Saya juga sempat kelepasan 'Pak, gaji saya sebulan juga bisa beli mobil bapak. Ini bukan soal uang. Bapak berhadapan dengan orang yang salah'," kata Fiersa.
Baca Juga: Jadwal Tayang dan Link Nonton Taxi Driver 3 Episode 14 Sub Indo
Kendati demikian, Fiersa mengaku sang manajer kala itu menepuk pundaknya agar tidak harus berbicara seperti itu.