SENAYANPOST - Mangaka Dragon Ball, Akira Toriyama meninggal dunia di usianya yang ke-68 tahun.
Berita duka dari Akira Toriyama ini disampaikan langsung lewat akun X resmi Dragon Ball belum lama ini.
Akira Toriyama yang merupakan pencipta dan penulis Dragon Ball meninggalkan begitu banyak kenangan, terutama untuk generasi 90an.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Screen Rant, pada tanggal 1 Maret, Toriyama meninggal pada usia 68 tahun karena hematoma subdural akut, menurut akun X Dragon Ball.
Postingan tersebut selanjutnya mengatakan bahwa upacara pemakaman kecil telah diadakan bersama keluarga dekat Toriyama dan para penggemar harus menghindari mengirimkan bunga atau hadiah lainnya.
Baca Juga: Rilis 2 Minggu Lagi, Ini Prediksi Spoiler One Piece 1110: Apakah Dragon Bakal Datangi Pulau Egghead?
Sayangnya, tampaknya Toriyama memiliki berbagai macam proyek yang sedang dikerjakan pada saat dia meninggal.
Ini tidak diragukan lagi termasuk kelanjutan tugasnya mengerjakan manga Dragon Ball Super serta keterlibatan Toriyama dengan anime Dragon Ball: DAIMA yang akan datang.
Tinggalkan Karya yang Teruji oleh Waktu
Meskipun Dragon Ball tidak diragukan lagi adalah karya Toriyama yang paling terkenal, mangaka itu terkenal karena berbagai proyeknya.
Dari Sand Land, Dragon Quest, hingga Chrono Trigger, gaya seni khas Toriyama langsung dikenali oleh para penggemar manga, anime, dan video game.
Bagian dari apa yang membuat Toriyama menjadi pencipta manga visioner (dan menyebabkan Dragon Ball menjadi raksasa), adalah keseimbangan sempurna antara aksi dan komedi.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1109: Detik-detik Terakhir Kematian Dr Vegapunk, Gorosei Datang ke Pulau Egghead
Meskipun karya-karya seperti Dragon Ball dan Sand Land mengandung banyak adegan aksi yang mendebarkan, selera humor Toriyama yang tulus tetap menjadi jiwa cemerlang dari karyanya.