Pa-pa-pa-pam, pa-pa-pa-pam, pa-pa-pa-pam
Pa-pa-pa-pam, pa-pa-pa-pam, pa-pa-pa-pam
Gonna block you
Bureul kkeo to X
Oh
Say bye, oh, oh-oh
Gonna block you
Bureul kkeo to X
Kkamppakgeorineun
Heundeulgeorineun light
Gonna block you (Oh)
Bureul kkeo to X
Jom isanghae wae dul saie
Neoman neoman boineun geolkka (neoman boilkka)
Nan kkadaropgo himdeun aira
Geureon pigonhan saenggangman handae
Oneul nanun munja soge (ije bureul kkeo)
Saero san tisyeocheu
Geu yaegippuniya
Ijeya nan al geot gata
Gonna block you
Bureul kkeo to X
Pa-pa-pa-pam, pa-pa-pa-pam, pa-pa-pa-pam
Pa-pa-pa-pam, pa-pa-pa-pam, pa-pa-pa-pam
Gonna block you
Bureul kkeo to X
Makna Lagu To X
1. Hubungan Toksik
Banyak interpretasi melihat "To X" sebagai gambaran pergumulan dalam hubungan cinta yang tidak sehat.
Lirik seperti "Kau berubah, aku pun berubah, kita saling asing," "Tapi tetap bertahan seolah dunia akan berakhir tanpamu," dan "Kita saling menyakiti, saling hancurkan," menunjuk pada hubungan toksik dan keterikatan yang rumit.
2. Perasaan Tidak Berbalas
Beberapa pendengar menganggap lagu ini bercerita tentang cinta bertepuk sebelah tangan.
Frasa "Tapi kau tak pernah melihatku" dan "Aku merindukanmu, tapi kau tak merasakannya" menunjukkan perasaan cinta yang tidak terbalas, menimbulkan frustrasi dan kerinduan.
3. Kehilangan Diri Sendiri
Lirik "Aku takut, aku hancur, aku bukan aku lagi" dan "Di mana diriku, aku lelah mencarinya" menunjukkan kehilangan jati diri dan perasaan terjebak dalam hubungan yang menekan.