Ekonomi

Empat Ruas Tol Milik META Lulus Uji SPM, Tarif Segera Naik

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Beberapa ruas tol milik PT Nusantara Infrastructure Tbk., induk dari tiga badan usaha jalan tol, telah dinyatakan lulus uji standar pelayanan minimal. Mereka bakal mengajukan penyesuaian tarif pada tahun ini.

General Manager Corporate Affairs PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) Deden Rochmawaty mengatakan bahwa kenaikan tarif diusulkan di empat ruas jalan tol miliknya setelah lulus standar pelayanan minimal (SPM).

“Semester pertama tahun ini tol milik kami lulus SPM semua, ruas jalan tol kami yakni Jalan Tol seksi 4 Makassar, jalan tol Ujung Pandang seksi 1 dan seksi 2, jalan tol Pondok Aren—Serpong, dan jalan tol Penjaringan—Kembangan,” katanya kepada Bisnis, Rabu (11/9/2019).

SPM adalah ukuran yang harus dicapai dalam pelaksanaan penyelenggaraan jalan. Secara umum, badan usaha jalan tol bisa mengajukan kenaikan tarif bila memenuhi SPM menurut UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Adapun, berdasarkan Peraturan Menteri PU No. 392/PRT/M/2005, SPM diukur berdasarkan 26 parameter yang terbagi ke dalam enam aspek. Keenam aspek itu yakni kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan, dan pertolongan pertama.

Deden menambahkan bahwa penyesuaian tarif ini akan dilakukan pada akhir tahun setelah surat keputusan untuk penyesuaian tarif terbit.

“Rencananya tahun ini atau November (2019) kami akan menyosialisasikan penyesuaian tarif ke masyarakat, besaran tarifnya tentu sesuai yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Pasal 48 ayat 3 UU tentang Jalan menyebutkan bahwa evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi, sedangkan Pasal 48 ayat 4 menyebutkan bahwa pemberlakuan tarif tol awal dan penyesuaian tarif tol dilakukan oleh menteri (Menteri PUPR).

META memiliki tiga konsesi jalan tol yaitu Pondok Ranji—Pondok Aren, Tallo—Bandara Hasanuddin, dan Pelabuhan Soekarno Hatta—A.P. Pettarani. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close