Empat Karya Teknologi Indonesia Raih Penghargaan PBB

23:45
635
JAKARTA, SENAYANPOST.com - Empat inisiatif karya anak bangsa Indonesia meraih penghargaan Champion dari PBB dalam kompetisi global The World Summit o

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Empat inisiatif karya anak bangsa Indonesia meraih penghargaan Champion dari PBB dalam kompetisi global The World Summit on the Information Society (WSIS Prize) 2017.

Pada kompetisi tersebut, 467 inisiatif atau karya dari berbagai penjuru dunia diseleksi secara cermat oleh tim pakar yang ditunjuk PBB guna menghasilkan 345 nominator, yang lantas dikombinasikan dengan mekanisme online voting menjaring lebih dari 1,1 juta suara dari para pemangku kepentingan seluruh dunia.

Adapun keempat inisiatif atau karya bangsa Indonesia tersebut adalah:

1. Backpack Radio Station (oleh Iman Abdurrahman) pada kategori #12 (ICT Applications: e-Environment)
2. LISA – Information Systems for Farmers (oleh PT 8villages Indonesia) pada kategori #13 (ICT Applications: e-Agriculture)
3. iGrow My Own Food (oleh iGrow) pada kategori #13 (ICT Applications: e-Agriculture)
4. Internet Sehat (oleh ICT Watch – Indonesia) pada kategori #17 (Ethical Dimensions of the Information Society)

Anugerah WSIS Prize 2017 memiliki 18 kategori yang beragam, yang mengaitkan erat pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi (TIK) dengan Agenda Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDG) 2030.

Jika pada tahun 2016 hanya ada tiga inisiatif karya Indonesia yang masuk nominasi dan lantas menghasilkan satu Champion, maka pada 2017 terdapat 18 nominator dari Indonesia yang lantas terpilih (empat sebagai Champion sebagaimana data di atas.

“Pencapaian karya atau inisiatif Indonesia pada kompetisi global Anugerah WSIS 2017 PBB, menguatkan pesan bahwa Indonesia adalah barometer penting pencapaian dan pengembangan TIK sebagai pilar pembangunan dunia,” ujar Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Tentu saja kami berharap dan menargetkan ada yang menjadi Winner dari Indonesia,” tambah Semuel.

Khusus pada kategori ICT Applications: e-Agriculture, masuknya dua nominator dari Indonesia, menurut Semuel, juga menegaskan Indonesia adalah negara berkembang yang sejatinya mampu bersaing dan menjadi sumber belajar serta inspirasi bagi negara lain di dunia dalam membangun sektor pertanian.

“Salah satu program prioritas yang dijalankan oleh Kementerian Kominfo memang terkait erat dengan pemberdayaan petani, dengan menyediakan layanan ataupun solusi berbasiskan TIK,” ujarnya.

Comments

comments