Ekonomi

Emiten Gencar Terbitkan Utang di Semester II

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan 6 penerbitan surat utang baru di awal semester II/2020

BEI mencatatkan 4 obligasi berkelanjutan dan 2 sukuk mudharabah selama sepekan.

PT Mandala Multifinance Tbk menjadi pembuka dengan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandala Multifinance Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp150 miliar.

Lalu, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) yang menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Adira Finance Tahap I Tahun 2020 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap I Tahun 2020 pada Rabu (8/7).

ADMF menerbitkan obligasi sebesar Rp1,3 triliun sekaligus sukuk mudharabah dicatatkan dengan nominal sebesar Rp200 miliar.

Perusahaan plat merah PT Pegadaian pun ikut menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap II Tahun 2020 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian Tahap II Tahun 2020. Nominal bagi keduanya Rp1,5 triliun dan Rp500 miliar.

Selain itu, Eximbank juga menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank V Tahap I Tahun 2020 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Indonesia Eximbank II Tahap I tahun 2020.
Obligasi tersebut dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp48 miliar sedangkan untuk sukuk mudharabah dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp100 miliar.

Sejauh ini total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat di BEI sepanjang tahun 2020 adalah 38 emisi dari 28 perusahaan tercatat senilai Rp31,21 triliun.

Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 432 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp424,81 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan oleh 119 perusahaan tercatat.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 97 seri dengan nilai nominal Rp3.122,07 triliun dan USD400 juta dan Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp8,84 triliun.

Sebelumnya, anak usaha BUMN PT PP Properti Tbk. berencana menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun untuk melunasi utang yang akan jatuh tempo.

Direktur PP Properti Mustarno mengatakanperseroan akan menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun dalam waktu dekat. Menurutnya perseroan sedang melakukan kajian terkait kondisi pasar yang terkini.

“Selain fasilitas kredit, kami juga punya plafond Penawaran Umum Berkelanjutan II sebesar Rp2 triliun yang sekarang sedang berproses,” katanya. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close