Lintas Daerah

Emil: Ketahuan Pakai SKTM Palsu akan Ditindak

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) palsu untuk meloloskan calon peserta didik dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 akan langsung ditindak.

Namun, hingga saat ini belum ada laporan penggunaan SKTM palsu dari dinas pendidikan ataupun masyarakat.

“Iya (ditindak tegas), tapi saya belum dapat laporan,” kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Kamis (12/7/2018).

Walaupun belum mendapat laporan, pria yang akrab disapa Emil ini akan melakukan kajian karena hal tersebut bisa merugikan masyarakat.

“Saya setelah ini akan melakukan kajian apakah ada SKTM-SKTM palsu yang dimanfaatkan tidak semestinya, itu kan ranahnya pidana 6 tahun. Maka kita akan lakukan telaahan jika itu memang ada laporan-laporan yang merugikan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga kembali mengingatkan kepada para orang tua agar tidak resah apabila anaknya tidak lolos ke sekolah negeri karena mereka bisa memanfaarkan sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan Pemkot Bandung.

“Ya swasta yang bekerja sama dengan Pemkot. Kan harus MoU an dulu, ga semua swasta, tapi itu sudah dari tahun lalu. Bisa dapat layanan yang serupa dengan di negeri seperti pembebasan segala bentuk biaya,” terangnya.

Emil menduga permasalahan PPDB bukan ada di sistem zonasi, namun dari kuota 90 persen yang ditetapkan dalam aturan tahun 2018.

Untuk itu, ia akan menyampaikan evaluasi kepada pihak terkait untuk mengkaji ulang aturan kuota 90 persen. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close