Emas Dunia Naik 3,67%, Emas di Pegadaian Justru Anjlok

Emas Dunia Naik 3,67%, Emas di Pegadaian Justru Anjlok
Ilustrasi (Foto/Bisnis)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Harga emas dunia sedang melesat dalam 3 hari beruntun yakni dengan total 3,67%. Namun, meroketnya harga emas itu tak diikuti harga emas batangan yang dijual di Pegadaian hari ini (4/12/2020) diperdagangkan bervariasi, tetapi banyak yang ambrol.

Harga emas dunia memang salah satu acuan pergerakan harga logam mulia di dalam negeri, tetapi ada juga faktor lain seperti kurs rupiah dan supply-demand. Sehingga pergerakan harga emas batangan yang dijual di Pegadaian tidak selalu mengikuti harga emas dunia.

Melansir CNBC Indonesia, emas Antam standar satuan 250 gram naik 0,08% ke Rp 236.369.000/batang. Sementara satuan lainnya stagnan.

Harga emas Antam standar hari ini mayoritas mengalami penurunan. Satuan 3 gram bahkan ambrol 1,21% ke Rp 2.622.000/batang, sementara satuan 2 gram justru melesat naik 1,22% ke Rp 1.921.000/batang.

Emas Antam retro merupakan emas kemasan lama, dimana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas retro ini terakhir kali diproduksi pada tahun 2018. Emas retro juga menjadi jenis emas Antam yang paling sering naik-turun.

Kemudian emas Antam batik satuan 0,5 gram dihargai Rp 611.000/batang naik 0,49%, satuan 1 gram juga turun 0,44% ke Rp 1.130.000/batang.

Emas batik merupakan jenis emas Antam yang paling mahal di bandingkan jenis standard dan retro. Pegadaian hanya menjual emas Antam batik satuan 0,5 gram dan 1 gram.
Terakhir emas UBS, bervariasi, ada yang turun, stagnan, bahkan ada yang melesat lebih dari 1%.