Hukum

Eksekusi Hukum Ridho Rhoma Tunggu Salinan Putusan Kasasi MA

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Musisi dangdut Rhoma Irama angkat bicara terkait putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) soal eksekusi putranya, Muhammad Ridho Rhoma. Rhoma Irama menyebut anaknya tak bisa memenuhi panggilan jaksa setelah MA memperberat vonis Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menjadi 1,5 tahun penjara terkait kasus narkoba.

“Hari ini Ridho belum bisa memenuhi panggilan Kejaksaan untuk melakukan eksekusi,” ujar Rhoma dalam jumpa pers di kediamannya, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

Rhoma mengatakan, eksekusi bisa dilakukan jika Ridho sudah menerima petikan putusan MA itu. Sementara, menurut Rhoma, hingga saat ini Ridho maupun kuasa hukumnya belum menerima surat salinan putusan kasasi dari MA.

“Jadi secara UU Ridho harus menerima dulu, pengacara menerima itu dulu baru eksekusi dapat dilaksanakan. Sampai detik ini Ridho maupun pengacaranya belum menerima,” kata Rhoma.

Lantaran masih belum menerima petikan putusan tersebut, Rhoma menyatakan bahwa tak hadirnya Ridho untuk menjalani eksekusi karena menaati hukum sesuai Undang-Undang (UU) yang berlaku.

“Jadi kalau Ridho tidak datang bukan tidak taat hukum atau menghindar, justru kita menaati hukum sesuai UU,” kata Rhoma.

Diketahui, Ridho Rhoma ditangkap unit narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada 25 Maret 2017 karena memiliki sabu seberat 0,7 gram. Ridho Rhoma kemudian divonis selama 10 bulan penjara dan masa hukumannya dijalani dengan menjalankan rehabilitasi narkoba di RSKO Cibubur selama 6 bulan 10 hari.

Jaksa kemudian mengajukan banding atas keputusan tersebut, tapi ditolak oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Belum menyerah, jaksa ajukan kasasi ke MA dan dikabulkan. Dalam putusannya, MA memperberat hukuman Ridho Rhoma jadi 1,5 tahun penjara.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close