Ekonomi

Ekonom: Nggak Benar Semua Pembangunan Infrastruktur Pakai Utang

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Utang menjadi pembahasan hangat. Apalagi, setelah Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno dalam janji kampanyenya menyampaikan bakal membangun infrastruktur tanpa utang.

Sandi mengatakan itu sebagai ungkapan kritik pada pemerintahan saat ini.

Menanggapi itu, Ekonom Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang juga Asisten Staf Khusus Presiden Fajar Hirawan mengatakan, memang ada pembangunan infrastruktur yang menggunakan utang, namun tidak banyak.

BACA JUGA: Menteri Rini: Apa Masalahnya Jika BUMN Punya Utang?

Pembiayaan infrastruktur kata Fajar banyak berasal dari berbagai sumber, dua di antaranya menggunakan anggaran dari pemerintah pusat dan daerah.

“Kalau ada yang bilang (semua) pembangunan dari utang, itu nggak benar. Pembiayaan untuk bangun infrastruktur itu macam-macam kalau (katanya pakai) utang, sebenarnya nggak fair,” paparnya dalam acara Evaluasi Ekonomi 2018 dan Outlook 2019, di Gedung Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam, Rabu (12/12/2018).

Dia menjelaskan secara rinci mengenai sumber pembiayaan infrastruktur, yaitu dari APBN, APBD, hibah, pasar modal, biilateral dan multilateral bank, environmental found, kerja sama antara pemerintah dan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur (KPBU), Sarana Multi Infrastruktur (SMI), pinjaman komersil dan pinjaman pemerintah.

BACA JUGA: Pemerintah: Manisnya Buah Pembangunan Infrastruktur Dirasakan Nanti

Dari data yang di paparkan dalam presentasi, Fajar menjelaskan indikasi sumber pembiayaan yaitu dari APBN dan APBD yaitu sekitar 52%, pinjaman obligasi 20%, BUMN 6% dan off balance sheet. Ia menjelaskan, pembiayaan infrastruktur per 2015-2019 mencapai Rp5.519 triliun.

“Kita sudah catat kebanyakan pembangunan itu dananya dari APBN dan APBD nanti akan ada kerjasama (dengan swasta), ada pula hibah,” ucap dia. (MU)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close