Kriminal

Edarkan Narkoba, Calon Bupati Jember Terancam 15 Tahun

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Maria Indriyani akhirnya batal mencalonkan diri sebagai bupati Jember. Kini dia harus meringkuk di balik jeruji besi karena mengedarkan narkoba.

Wanita pensiunan pns asal Jember diduga berbisnis narkotika jenis sabu di daerahnya, ini diketahui saat sidang yang beragendakan keterangan saksi digelar di PN Surabaya, Senin, (21/5/2018).

Terdakwa Maria, didampingi kuasa hukumnya Arief, saat majelis hakim membuka sidang tersebut lalu mendengarkan keterangan saksi dari Ditreskoba Polda Jatim, Agus Sukwan.

“Terdakwa ini merupakan Target Operasi (TO), kami mendapatkan informasi ia berada di sebuah supermarket, saat kami geledah dalam genggaman tangan kananya ada tiga bungkus plastik sabu,” kata Agus dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Hariyanto.

Sabu tersebut, seberat 4,26 gram beserta pembungkusnya dengan berat bersih 1,97 gram. Setelah itu, penggeledahan dilanjutkan ke rumah terdakwa serta ditemukan dua bungkus plastik diduga berisi sabu dengan berat 3,26 gram beserta pembungkusnya.

Mendengar kesaksian dari anggota kepolisian Polda jatim tersebut, terdakwa Mariya lantas menolak semua keterangan saksi,

“Keterangannya bahwa kepemilikan sabu itu bukan milik saya yang mulia,” kilah Maria.

Saat ditanya terkait jawabannya oleh majelis hakim, Maria mengaku merasa dijebak oleh seorang DPO bernama Agustinus.

“Saat penangkapan saya sudah bilang bukan barang saya tapi milik Agustinus,” terangnya.

Dalam pengakuannya, diketahui Maria hendak mencalonkan diri sebagai Bupati Jember pada pilbup tahun 2015. Tapi sial ia ditangkap di sebuah supermarket di Jember.

Namun, di dalam surat dakwaan disebutkan Maria membeli barang haram tersebut sebanyak lima bungkus plastik berisi sabu dengan berat 7,52 gram seharga Rp 1.300 ribu per gramnya, dengan perjanjian kalau barang sudah terjual.

Akibat perbuatannya ini, ia dijerat Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close