Ekonomi

Dukung Nawacita, Fintech LPDB-KUMKM Targetkan Penyaluran Dana Rp 300 Miliar

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Tahun ini Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan panyaluran dana bergulir dengan pola financial technology atau fintech antara Rp 200-300 miliar.

Pembiayaan dengan pola fintech ini menyasar usaha di sektor produktif, industri kreatif, Wirausaha Pemula, maupun mendukung program Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi) di bidang pembangunan infrastruktur.

“LPDB harus melakukan transformasi ke depan, sehinga apa yang akan kita lakukan dengan kerjasama channeling fokus sektor produktif untuk mendukung program pemerintah,” kata Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Iman Pribadi, dalam keterangan tertulis, Rabu (25/4/2018).

Ia menjelaskan, langkah awal sebagai persiapan menyelenggarakan fintech, LPDB-KUMKM akan menjajaki kerjasama dengan 36 perusahaan fintech di Indonesia.

Perusahaan fintech mana yang dinilai cocok dengan pola bisnis yang dilakukan LPDB-KUMKM maka perusahaan itulah yang bakal diajak kerjasama.

“Kita mesti tahu model bisnisnya dulu seperti apa, karena lembaga fintech macam-macam ada yang main di mikro, ada yang main di konsumsi. Nah kalau dengan LPDB-KUMKM mau gak mau segmentasi lebih ke sektor produktif,” papar Iman.

Iman menambahkan LPDB-KUMKM sebagai lembaga pemerintah pertama yang menggelenggarakan fintech akan mengutamakan prinsip kehati-hatian baik itu di dalam mengelola dana bergulir yang sumbernya dari APBN maupun mitra kerjasama.

Sehingga dari 36 perusahaan fintech yang ada tidak semua yang harus diajak kerjasama.

“Jadi tidak semua lembaga penyelenggara fintech bisa langsung kerjasama tanpa kita tahu dulu profilenya seperti apa, non performing loan (NPL) seperti apa. Sehingga kita bisa nyaman bisa kerjasama dengan lembaga fintech,” kata dia. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close