Hukum

Dugaan Pencucian Uang Edward Soeryadjaya Terus Didalami

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Warih Sadono, penyidik masih mendalami Direktur Ortus Holdings Edward Seky Soeryadjaya terkait pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) perkara dugaan korupsi dana pensiun PT Pertamina (Persero) sebesar Rp599,4 miliar.

“Saat ini masih diskusi atau pertimbangan untuk memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) TPPU,” kata Warih Sadono, di Jakarta, Senin (4/6/2018) malam.

Ia menambahkan, sampai sekarang dari hasil diskusi atau pertimbangan tersebut belum ada kesimpulannya untuk menjerat putra dari pendiri PT Astra Internasional William Soeryadjaya tersebut.

Saat ini, Edward Seky Soeryadjaya tengah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, dalam perkara dugaan korupsi Dapen Pertamina.

Dalam persidangan itu, Edward beserta kuasa hukumnya menolak persidangan mengingat gugatan praperadilan yang diajukan dirinya di PN Jakarta Selatan atas penetapan sebagai tersangka, dikabulkan.

Bahkan, tiga kali tim kuasa hukumnya melakukan walk out dari persidangan. Namun, majelis hakim tidak mempedulikan putusan praperadilan itu, Rabu (23/5), masuk agenda pembacaan eksepsi dari pihak terdakwa.

Jaksa Agung H.M. Prasetyo menyatakan bahwa pihaknya tergantung bagaimana hakim tindak pidana korupsi karena perkara itu sudah dilimpahkan ke pengadilan jauh sebelum putusan praperadilan yang memenangkan Edward Soeryadjaya yang juga putra pertama dari pendiri PT Astra Internasional William Soeryadjaya itu.

“Ya, mohon maaf memang saya harus menghormati putusan pengadilan, tetapi kali ini putusan yang aneh seperti terpaksa saya harus abaikan, itu pernyataan dari saya jaksa agung,” katanya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close