Politik

Dua TPS di Sleman Gelar Pemungutan Suara Ulang

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Dua TPS di Kabupaten Sleman, Minggu (5/5/2019) meeggelar Pemungutan Suara Ulang atau PSU.

Anggota Bawaslu Kabupaten Sleman, Ibnu Darpito, Minggu membenarnya, adanya PSU di dua TPS tersebut.

“Dua TPS, yakni TPS 55 Kadisoka, Purwomartani, Kalasan dan TPS 43 Dusun Pakem, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan menggelar PSU,” katanya.

Ibnu Darpito menjelaskan, di TPS 43 Dusun Pakem, Desa Tamanmartani, diketahui ada 18 orang yang bukan warga Kalasan, tidak terdaftar dalam DPT, DPTb atau DPK tetapi bisa menggunakan hak pilihnya di TPS tersebut.

Mereka ini menggunakan hak pilihnya untuk PPWP – Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden – sehingga kami merekomendasikan agar dilakukan PSU.

Ke-18 orang yang memilih itu diketahui sebagai pedagang siomai yang berasal dari Jawa Barat dan mengontrak di Kalasan. Mereka, tidak pulang ke kota asalnya untuk menggunakan hak pilihnya. Ibnu memastikan mereka ini tidak dimobilisasi oleh kelompok-kelompok tertentu.

Bawaslu Kabupaten Sleman juga merekomendasikan dua TPS untuk menggelar PSL (Pemungutan Suara Lanjutan).

“TPS 16 Maguwoharjo Kecamatan Depok dan TPS 88 Caturtunggal Kecamatan Depok menggelar PSL,” katanya.

PSL di TPS 88 Caturtunggal dilakukan karena ada 38 orang yang terdaftar di DPTb yang belum menggunakan hak pilihnya karena kehabisan surat suara untuk PPWP. “Di TPS 16 Maguwoharjo harus PSL karena ada enam orang yang terdaftar di DPT dan dua orang di DPK yang belum menggunakan hak pilihnya karenakehabisan empat surat suara.

“Mereka hanya mendapat surat suara PPWP sedangkan empat surat suara, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten tidak mereka dapatkan, karena habis,” jelasnya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close