Dua Satpam Lempari Pendemo dengan Batu dari Atas Gedung DPRD Medan

Dua Satpam Lempari Pendemo dengan Batu dari Atas Gedung DPRD Medan
Massa buru berorasi di depan Gedung DPRD Sumut saat aksi demo tolak Omnibus Law, Kamis (8/10) Foto/kumparan

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Dua orang dari atas Gedung DPRD Medan melempari pendemo yang menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja dengan batu.

Setelah diselidiki pelakunya ternyata ABH (23) dan AJ (23), satpam DPRD Kota Medan. Polisi telah menangkap keduanya.

Setelah diringkus, keduanya mengaku nekat melempar pendemo karena sakit hati gara-gara terkena lemparan batu saat demo berlangsung ricuh.

“Kedua pelaku merasa kesal karena terkena lemparan batu dan terluka sehingga merasa kesal dan melakukan aksi balasan dengan melempar batu,” ucap Kapolrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing dilansir kumparan, Selasa (13/10/2020).

Berikut kronologi kejadiannya:

Kamis (8/10)

Pukul 08.00 WIB

ABH dan AJ sedang melaksanakan tugas sebagai satpam di Gedung DPRD Kota Medan.

Pukul 13.00 WIB

ABH berjaga di Pos 2 Satpam Gedung DPRD Kota Medan. Kemudian dia melihat pendemo yang berada di luar gedung melempari batu ke dalam Gedung DPRD Kota Medan.

Pukul 14.00 WIB

ABH dan AJ naik lift dari lantai parkiran mobil menuju lantai VI Gedung DPRD Kota Medan. Sesampainya di lantai enam mereka berjalan dari tangga ke lantai tujuh

Di sana AJ melemparkan batu bata sebanyak 5 kali ke arah puluhan orang yang sedang melakukan unjuk rasa di jalan umum, tepatnya di depan Plaza Palladium.

“Lalu ABH langsung mengikutinya dengan melempar batu bata ukuran setengah (separuh) dengan memakai tangan kanan sebanyak 3 kali,” ujar Martuasah.

Jumat (9/10)

Pukul 15.00-20.00 WIB

Dari bukti rekaman CCTV polisi menangkap keduanya. ABH ditangkap pukul 15.00 WIB dan AJ ditangkap sekitar pukul 20.00 WIB. Keduanya ditangkap di Pos Satpam Gedung DPRD Medan dan Jalan Rakyat Simpang Masjid Taufik Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.