Dua Mahasiswa Indonesia Ditangkap Aparat Turki

17:15
775

ANKARA (SenayanPost.Com) – Dua mahasiswa Indonesia berinisial YU asal Aceh dan DP dari Demak, Jawa Tengah, ditangkap aparat Turki terjadi di rumah tinggalnya di Kota Bursa, Turki pada 11 Agustus 2016.

Mereka dicurigai  terkait dengan Fethullah Gulen, sosok yang disebut pemerintah Turki sebagai penggerak upaya kudeta. Penangkapan mahasiswa

“Saat ini mereka masih diinvestigasi sejauh mana mereka dicurigai terlibat gerakan Gulen. Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi atau indikasi keterlibatan mereka dalam kelompok Gulen,” kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu), Arrmanatha Nasir.

Keduanya, menurut Arrmanatha, merupakan mahasiswi yang mengenyam pendidikan di Turki berkat beasiswa dari sebuah lembaga swadaya masyarakat asal Turki bernama Pacific Countries Social and Economic Solidarity Association atau PASIAD.

“Kita juga telah memanggil charges de affaires Turki di Indonesia untuk menyampaikan penahanan WNI kita di Turki yang kebetulan mendapat beasiswa PASIAD,” kata Arrmanatha.

Diberitakan BBC, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, KBRI di Ankara belum mendapat pemberitahuan resmi mengenai tuduhan yang dijatuhkan kepada kedua mahasiswi.

“Diperoleh penjelasan bahwa semula keduanya tidak termasuk target penangkapan. Namun saat aparat keamanan melakukan penangkapan di salah satu rumah yang dikelola Yayasan Gulen, kedua mahasiswi ada di rumah tersebut dan mengakui bahwa mereka berdua memang tinggal di rumah tersebut,” kata Lalu.

 

Comments

comments