Internasional

Dua Hari Setelah Dilegalkan, Kanada Sudah Kehabisan Ganja

OTTAWA, SENAYANPOST.com – Warga Kanada ternyata sudah keranjingan dengan ganja. Buktinya, baru dua hari ganja yang telah dilegalkan untuk kepentingan rekreasional itu, Kanada sudah kehabisan stok ganja.

Pihak kepolisian dipanggil untuk membantu toko-toko yang berjuang untuk menangani antrean panjang dan konsumen yang frustasi karena tidak dapat membeli ganja.

Bill Blair, mantan kepala kepolisian Toronto yang memimpin program legalisasi pemerintah, mengatakan kepada stasiun televisi CBC, negara itu tidak mampu menyediakan cukup ganja untuk memenuhi permintaan.

“Kami berharap, Anda tahu, tekanan tertentu mungkin akan habis dan akan ada sedikit persediaan,” ujarnya.

“Tapi, Anda tahu, mereka punya infrastruktur yang cukup bagus dan saya yakin itu akan berhasil,” katanya dikutip dari Independent, Minggu (21/10).

Rabu lalu, Kanada menjadi negara industri pertama dan hanya negara kedua di dunia setelah Uruguay, yang melegalkan ganja untuk rekreasional sebagai bagian dari eksperimen yang kontroversial dalam kebijakan narkoba.

Berdasarkan undang-undang baru, warga akan diizinkan untuk membawa hingga 30 gram ganja di depan umum dan setiap rumah tangga dapat menanam hingga empat tanaman ganja.

Ganja medis telah sah di Kanada sejak tahun 2001, dan pemerintah Justin Trudeau telah menghabiskan dua tahun bekerja untuk memperluas hal itu untuk memasukkan penggunaan rekreasional.

Menurut Statistik Kanada, 5,4 juta orang Kanada akan membeli ganja dari apotik legal pada 2018 – sekitar 15 persen dari populasi. Sekitar 4,9 juta sudah merokok.

Sebuah platform media marijuana di Vancouver memperkirakan industri ganja Kanada memiliki cukup dana untuk meningkatkan produksi herba yang mudah terbakar menjadi antara 400 hingga 500 ribu kilogram per tahun. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close