Politik

DPR Putuskan Gelar Rapat Paripurna 30 Maret

JAKARTA, SENAYANPOST.com – DPR memutuskan tidak memperpanjang kembali masa reses persidangan II dan akan menggelar Sidang Paripurna DPR untuk masa persidangan III, Senin (30/3/2020) mendatang.

“Fungsi DPR RI harus terus berjalan meski dalam kondisi darurat Pandemi virus Covid-19. DPR-RI mendengar aspirasi rakyat agar segera menghadirkan solusi atas penyebaran Covid-19 dan kami di DPR-RI akan bekerja sesuai fungsi dan wewenangnya untuk membantu pemerintah menghadirkan solusi untuk rakyat,” tegas Ketua DPR RI Puan Maharani, Junat (27/3/2020).

Sebelumnya masa reses DPR seharusnya berakhir pada 22 Maret lalu tapi diperpanjang hingga 30 Maret akibat virus corona.

Puan mengatakan hal itu seusai memimpin Rapat Pimpinan dan Rapat Konsultasi Pengganti Bamus di kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Rapat Pimpinan berlangsung secara virtual menggunakan fasilitas tele-conference. Puan Maharani didampingi wakil ketua DPR RI Azis Syamsudin, Rachmat Gobel, A. Muhaimin Iskandar dan Sufmi Dasco Ahmad.

Rapim yang berlangsung sekitar 30 menit kemudian dilanjutkan dengan Rapat Konsultasi Pengganti Bamus. Hadir pimpinan Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat, Fraksi PKS dan Fraksi NasDem dan lain-lain.dengan mengikuti rapat dari tempat masing-masing menggunakan fasilitias tele-conference.

Menurut Puan Maharani Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang III harus dilaksanakan agar DPR dapat melakukan pekerjaannya untuk pengawasan, anggaran, dan legislasi. Karena itu masa reses yang kemarin diperpanjang harus diakhiri dengan rapat paripurna untuk membuka masa persidangan berikutnya.

Sebab jika masa sidang tidak segera dibuka, maka tugas-tugas DPR akan terbengkalai. Baik tugas pengawasan, penganggaran dan legislasi. “Jadi kami memang akan mengundang seluruh anggota DPR untuk hadir,” jelas Puan.

Namun karena situasi tidak normal, DPR menyiapkan skenario 3 orang pimpinan DPR dan masing-masing pimpinan fraksi akan hadir secara fisik di rapat paripurna. Sedangkan jumlah anggota yang hadir dihitung secara proporsional sesuai kebijakan fraksi masing-masing, sisanya bisa mengikuti rapat secara virtual lewat fasilitas teleconference.

Menurut Puan pada sidang paripurna Senin (30/3) mendatang tidak ada forum pengambilan keputusan. “Hanya membuka masa sidang, Untuk itu, pidato ketua DPR pun tidak akan dibacakan secara utuh, hanya point-point utamanya di ruang Paripurna gedung DPR RI,” kata Puan.

Namun demikian, pelaksanaannya mengikuti protokol pencegahan virus Covid-19 secara ketat. Ada tata cara yang harus dipenuhi para peserta. Antara lain semua peserta rapat dan petugas persidangan dilaksanakan protap waspada Covid 19, dengan pengecekan suhu tubuh, melewati bilik disinfektan, penyemprotan alas kaki, cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, dan menggunakan masker bagi yang merasa kondisinya kurang sehat.

“Posisi duduk bagi anggota DPR RI di dalam ruang sidang akan diatur secara berjarak antara satu anggota dengan anggota yang lainnya,” pungkasnya. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close