DPR Minta Pemerintah Ganti Mobil Dinas Komisioner KPU

DPR Minta Pemerintah Ganti Mobil Dinas Komisioner KPU

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Anggota Komisi II DPR RI Wahyu Sanjaya mengaku prihatin melihat kendaraan operasional Komisioner KPU saat ini, yang disebutnya kurang pantas. 

Tak sesuai dengan posisi jabatan penting yang disandangnya. Sebagai pimpinan lembaga negara, maka sudah sepantasnya Komisioner KPU mendapatkan kendaraan dinas operasional yang lebih baik.

"Saya agak miris melihat kondisi kendaraan Komisioner KPU. Bagaimanapun juga mereka sudah banyak berbuat untuk Republik ini. Pilpres dan Pileg, Alhamdulillah sudah sukses dan berjalan dengan baik. Mungkin di tahun 2022 sudah akan akan ada pemilihan (Komisioner) KPU lagi. Jadi kalau bisa Komisioner KPU ini bisa mendapatkan mobil dinas yang lebih bagus sesuai dengan tugas berat yang diembannya," tegas Wahyu di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Entah dengan cara kredit atau menyicil, bagaimana terserahlah lanjut Wahyu. "KPU kan lembaga negara, sama dengan lembaga negara lainnya yang tidak kalah dengan kementerian. Jadi wajarlah kalau kita bantu dengan mobil dinas yang agak bagus," kata Wahyu.

Anggota Komisi II DPR RI Johan Budi juga setuju jika dilakukan penggantian atau peningkatan kendaraan operasional Komisioner KPU agar dapat memberi semangat Komisioner KPU dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Karena itu, Johan Budi mengusulkan agar KPU maupun Bawaslu berkoordinasi dengan Menteri Keuangan agar bisa dibantu dalam hal pemenuhan kebutuhan akan gedung kantor, yakni dengan menggunakan gedung milik pemerintah yang kosong dibandingkan harus menyewa bangunan komersil lain.

"Banyak gedung milik pemerintah yang kosong. Kenapa harus sewa. Kenapa tidak ada koordinasi yang baik dengan kemenkeu RI untuk menggunakan gedung itu, jadi tidak perlu sewa," tambah Johan. 

Johan pun mengapresiasi laporan yang dibuat KPU yang dinilainya cukup lengkap. 

"Untuk KPU perlu diapresiasi, laporan yang dibuat ini cukup lengkap, jadi ada indikator kinerja. Dengan ini ukuran kinerja KPU bisa diketahui seperti apa," kata politisi PDI Perjuangan itu. (Jo)