Parlemen

DPR Minta Masyarakat Disiplin agar Corona Bisa Cepat Dihentikan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengajak seluruh tingkatan pemerintah dan elemen masyarakat untuk bekerjasama menghentikan penyebaran virus Corona dengan mematuhi himbauan pemerintah dalam penanganan Corona.

Instruksi pemerintah pusat harus dilaksanakan dan dipatuhi oleh seluruh pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa, hingga ke tingkatan Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT).

“Apalagu lonjakan jumlah pasien positif Corona sekarang sudah melebihi seribu orang. Jumlah ini menunjukkan proses penularan terus berlangsung di masyarakat. Ini harus kita hentikan bersama-sama. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama,” tegas Neng Eem di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Juru bicara Pemerintah terkait penanganan wabah Corona Achmad Yurianto, menyampaikan jumlah penderita positif Corona sampai dengan hari Jumat (27/3) pukul 12.00 WIB mencapai 1.046 orang. Dari jumlah tersebut, pasien yang meninggal dunia sebanyak 78 orang dan yang sembuh sebanyak 35 orang.

Menurut Neng Eem, kondisi Indonesia saat ini cukup mengkhawatirkan sehingga diperlukan kerjasama seluruh masyarakat agar penyebaran virus corona dapat dihentikan. Yaitu dengan melakukan berbagai himbauan Pemerintah yang sudah dipublikasikan kepada masyarakat dengan cukup gencar.

Selain itu, Neng Eem berharap agar masyarakat dapat mengembangkan sendiri berbagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona tersebut. Diantaranya dengan saling mengingatkan untuk mengurangi kontak fisik dengan orang luar dan mengurangi kegiatan-kegiatan di luar rumah.

“Saya kira kita dapat memanfaatkan fasilitas yang ada dan sering digunakan masyarakat, misalnya pengeras suara masjid, setiap dua jam sekali, mengingatkan masyarakat untuk tidak keluar rumah, menjaga jarak dengan orang lain, pakai masker, sering cuci tangan,” kata Neng Eem.

Di tempat-tempat umum lanjut Neng Eem, seperti pasar, anjungan tunai mandiri (ATM), SPBU, toilet umum, dan fasilitas umum lainnya diharuskan menyediakan tempat cuci tangan lengkap atau hand sanitizer di setiap pintu masuk. Juga dilengkapi dengan petugas keamanan yang senantiasa mengingatkan para pengunjung untuk saling menjaga jarak satu dengan lainnya selama berbelanja atau melakukan transaksi.

“Himbauan semacam ini harus dijelaskan hingga ke masalah teknisnya, sehingga masyarakat tidak salah menginterpretasikan. Kalau perlu diberikan papan penjelasan dalam bentuk gambar yang mudah dimengerti masyarakat,” jelas Neng Eem.

Karena itu, Neng Eem berharap agar Pemerintah dapat melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya penyebaran virus Corona. “Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti, tapi lebih untuk memberikan pengertian agar penyebaran virus corona segera dapat dihentikan,” pungkasnya. (WS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close