DPR: Hasil Investigasi Kemenkes soal Debora Berpihak pada RS

23:15
351
JAKARTA, SENAYANPOST.com - Anggota Komisi IX DPR RI FPKB Hj. Nihayatul Wafiroh kecewa dengan hasil investigasi bayi Debora yang meninggal di RS Mitra

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Anggota Komisi IX DPR RI FPKB Hj. Nihayatul Wafiroh kecewa dengan hasil investigasi bayi Debora yang meninggal di RS Mitra Keluarga.

Nihayatul Wafiroh mengaku telah menerima laporan hasil investigasi kasus meninggalnya bayi Debora tersebut sebagaimana pernah disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek pada rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Senayan, Jakarta dan hasilnya bias kepada RS.

“Pembelaan Kemenkes terhadap RS ini dapat dibaca dari poin-poin yang diungkapkan lebih condong memihak RS, Mitra Keluarga,” ujarnya pada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Karena itu, dia tidak bisa menerima hasil investivigasi Kemenkes RI yang cenderung membela RS tersebut. Di mana RS dilihat sebagai subyek dan Kemenkes sepert juru bicara RS Mitra Keluarga dengan meniadakan fakta dari pihak keluarga korban.

Menurut Nihayah, fakta-fakta yang diungkapkan Menkes RI berat sebelah. Padahal fakta yang terjadi adalah adanya kematian pasien bayi, dan orang tua bayi mengatakan pihak RS memperumit pelayanan.

“Saya tidak tahu kenapa Menkes bersikap lemah. Padahal RS Mitra Keluarga jelas melanggar UU Kesehatan dan UU Rumah Saki. Seharusnya izinnya dicabut,” katanya.

Dengan mencabut izin akan menjadi pelajaran.bagi RS lain yang sengaja mengabaikan bahkan menghilangkan nyawa orang lain.

Sebagai wujud pertanggung jawaban kepada masyarakat, Nihayah menyetujui langkah yang akan diambil Komisi IX DPR untuk membentuk panja.

Panja ini diharapakan menampung semua aspirasi masyarakat miskin atas pelayanan rumah sakit yang buruk.

“Jadi kita dukung panja dan.menampung semua aspirasi.masyarakat,” pungkasnya. (AF)

Comments

comments