DPR: Draf UU Ciptaker jadi 812 Halaman

DPR: Draf UU Ciptaker jadi 812 Halaman
Foto-antara

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Perubahan jumlah halaman di draf Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (UU Ciptaker) kembali terjadi karena penggantian dari ukuran A4 menjadi legal. Pada Senin (12/10) malam, jumlah halaman draf UU Ciptaker yang disebutkan telah final sebanyak 1.035 halaman, berubah menjadi 812 halaman.

"Iya, dengan format (kertas) legal maka jadi 812 halaman," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar, lewat pesan singkat, Selasa (13/10/2020).

Ia menambahkan, draf UU Ciptaker setebal 812 halaman ini merupakan draf yang final. Namun, katanya, draf tersebut belum dikirimkan ke Presiden hingga saat ini.

Untuk diketahui, berbagai macam versi draf UU Ciptaker beredar di publik sejak disahkan dalam rapat paripurna, Senin sore, 5 Oktober lalu.

Draf yang beredar tersebut setidaknya terdapat lima versi dengan jumlah halaman yang berbeda-beda yakni 1.028 halaman, 905 halaman, 1.052 halaman, 1.035 halaman, dan terakhir 812 halaman.

Selain itu, pengubahan frasa hingga penambahan ayat juga terlihat di lima versi draf UU Ciptaker yang telah beredar di publik tersebut.

Menyikapi jumlah halaman draf UU Ciptaker yang berubah-ubah, PKS menyatakan akan menelusuri dugaan pasal-pasal selundupan jika telah mendapatkan draf yang final.

"Nanti kalau ada yang final, kita buka. (Kalau) ada penyelundupan, kita sikapi secara serius," kata Anggota Baleg DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto, Senin (12/10). (Jo)