Dolar Ngamuk, Rupiah Nyaris Terperosok 7%

Dolar Ngamuk, Rupiah Nyaris Terperosok 7%
Ilustrasi (Foto/Bisnis)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Rupiah melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (23/9/2020). Sejak awal tahun, depresiasi rupiah semakin mendekati 7 persen.

Berdasarkan data Bloomberg yang dikutip Bisnis, rupiah di pasar spot melemah 0,20 pesen ke Rp14.815 per dolar AS. Sejak awal tahun, rupiah tumbang 6,84 persen.

Di sepanjang hari perdagangan, mata uang garuda bergerak pada kisaran Rp14.765 - Rp14.839 per dolar AS setelah dibuka pada level Rp14.775 per dolar AS.

Sementara itu, di kurs tengah Bank Indonesia tercatat rupiah turun 0,35 persen menjadi Rp14.835.

Pada saat bersamaan, indeks dolar melanjutkan reli dengan penguatan 0,13 persen menjadi 94.113 pada Rabu (23/9/2020) pukul 15.30 WIB.

Adapun, penguatan dolar AS terus berlanjut setelah harga menembus level resistance dalam rangka rebound dari pelemahan selama beberapa pekan terakhir.

Tak hanya rupiah, penguatan greenback juga menekan sejumlah mata uang di kawasan Asia. Ringgit Malaysia menjadi mata uang yang turun paling dalam sebesar 0,61 persen disusul baht Thailand melemah 0,35 persen.