Diwarnai Gol ‘Hantu’, Persija vs Persib Imbang

Diwarnai Gol ‘Hantu’, Persija vs Persib Imbang

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Persija Jakarta gagal meneruskan tren kemenangan di Liga 1. Menjamu Persib Bandung yang merupakan rival abadinya, Rabu (10/7/2019) sore di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pasukan Julio Banuelos hanya puas memetik hasil imbang 1-1.

Dikutip dari kumparan, di kubu Persija, pelatih Julio Banuelos berupaya mempertahankan the winning team yang mengantarkan mereka ke final Piala Indonesia. Hanya karena Sandi Sute terkena skors untuk laga ini, dia melakukan sedikit perubahan di sektor tengah.

Tanpa Sandi, Banuelos menggeser Tony Sucipto ke posisi gelandang untuk menemani Bruno Matos dan Rohit Chand. Lalu, Ryuji Utomo mengisi posisi bek tengah yang ditinggalkan Tony.

Sementara untuk lini depan, tak ada perubahan sama sekali. Yogi Rahadian, Marko Simic, dan Marko Simanjuntak kembali membentuk trisula dalam formasi 4-3-3.

Beda hal dengan Persib yang agak merombak tim selepas kekalahan 0-4 dari Persebaya Surabaya. Tak ada lagi Saepuloh Maulana di jantung pertahanan. Sebagai gantinya, pelatih Robert Rene Alberts memasang Achmad Jufriyano untuk berduet dengan Bojan Malisic.

Baca Juga

Selain itu, Rene Alberts juga memberikan kepercayaan kepada winger Esteban Vizcarra dan gelandang Gian Zola. Untuk kali pertama musim ini, keduanya bermain sebagai starter di laga resmi.

Kehadiran Jupe –demikian sapaan Achmad Jufriyanto– memberikan rasa aman untuk pertahanan Persib. Terbukti, Marko Simic tak berkutik sepanjang paruh pertama.

Dengan Simic yang terisolasi, Persija lebih sering mengandalkan Bruno Matos untuk mengancam gawang Persib. Berkali-kali gelandang Brasil ini mendapatkan peluang, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol.

Pemain Persib Bandung Ezechiel N’Douassel (kanan) berusaha melewati pemain Persija Jakarta Tony Sucipto pada laga pertandingan Liga 1 2019, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Paling berbahaya yakni momen pada menit ke-22. Memulai pergerakan dari sisi kiri, Yogi melepaskan umpan terobosan ke Matos di mulut gawang. Sayangnya, bola tembakan pemilik nomor 10 itu melambung di atas mistar dalam situasi satu lawan satu dengan kiper Muhammad Natsir.

Tujuh menit berselang, giliran aksi heroik Natsir yang menggagalkan upaya Matos. Dia keluar dari sarangnya demi menutup ruang tembak dan memotong bola.

Namun, aksi tersebut harus dibayar mahal oleh sang kiper. Tabrakan dengan Matos membuat Natsir harus mengakhiri laga secara dini. Untuk mengisi kekosongan di bawah mistar, Rene Alberts lantas memasukkan I Made Wirawan.

Intensitas serangan Persija memaksa Persib lebih sibuk dalam mode bertahan di babak pertama. Sementara ketika menguasai bola, ‘Maung Bandung’ tak mampu mendistribusikannya secara efektif. Serangan-serangan mereka pun putus sebelum memasuki sepertiga lapangan akhir.

Persib baru bisa memberikan terapi kejut kepada Jakmania yang memadati Stadion Utama GBK pada awal paruh kedua. Bola tandukan N’Douassel sempat menggetarkan jala gawang Persija, tetapi penyerang Mali itu terperangkap offside sehingga wasit Fariq Hitaba menganulir gol Persib.

Paruh kedua juga sempat terhenti akibat cedera pemain. Adalah Matos yang kali ini menjadi korban setelah salah bertumpu. Sosok yang sempat merumput di Malaysia itu pun terpaksa memberikan tempatnya kepada Bambang Pamungkas pada menit ke-63.

Pergantian Persija berlanjut empat menit berselang. Feby Eka Putra masuk menggantikan Yogi sehingga Persija bermain dengan pola 4-4-2.

Bukan pemain pengganti yang justru menjadi penentu Persija. ‘Macan Kemayoran’ justru memecahkan kebuntuan lewat Simic yang tak memberikan banyak kontribusi di paruh pertama.

Sayangnya, keabsahan gol Persija pada menit ke-75 itu agak dipertanyakan. Menyambut sepak pojok Riko Simanjuntak, Simic melakukan tandukan ke gawang Persib. Bola sempat membentur tiang, lalu jatuh ke sekitar garis dan keluar lagi.

Kalau dari pengamatan kumparanBOLA lewat tayangan ulang, bola belum sepenuhnya melewati garis gawang yang menjadi syarat terjadinya gol sebagaimana tertulis di Laws of the Game. Namun, wasit tetap melegalkannya dan para pemain Persib melayangkan protes.

Selepas momen tersebut, pertandingan memanas. Sempat terjadi pelanggaran Novri terhadap Ezechiel saat waktu normal menyisakan 11 menit. Novri merasa kesal dan mencurahkannya dengan menendang bola ke arah Ezechiel. Aksi tersebut berujung kartu merah untuk sang pemilik nomor kostum 11 di Persija.

Dengan keunggulan jumlah pemain, Persib coba memanfaatkan sisa waktu dengan meningkatkan intensitas serangan. Hadirlah percobaan dari Vizcarra yang masih diblok dan bola sepakan Ardi Idrus yang melambung di atas mistar.

Puncaknya yakni ketika masa injury time berlangsung satu menit. Prosesnya bermula dari upaya Rohit Chand untuk melakukan sapuan, tetapi tak sempurna. Artur Gevozkyan yang masuk sebagai pengganti, lantas menyambar bola untuk menyamakan kedudukan. Lesakan pemain asal Turkmenistan itu menjadi penutup laga ini.